Pesta Ronggeng Sumbang Tingginya Kriminal di Kepulauan Sula Sepanjang 2022

AKBP Cahyo Widyatmoko. (Foto: Hamdi/malutpost.id)

Sanana, malutpost.id – Gangguan kamtibmas di Kepulauan Sula, Maluku Utara cenderung meningkat sepanjang 2022 dari tahun sebelumnya. Berdasarkan data, pada 2022 Polres Kepsul mencatat ada 210 kasus.

"Kalau tahun sebelumnya, ada 134 kasus," kata Kapolres Kepsul, AKBP Cahyo Widyatmoko, Sabtu (14/1/2022).

Dari jumlah tersebut, kata Cahyo, ada 147 kasus atau 70 persen dapat diselesaikan. Menurut dia, penganiayaan paling menonjol dengan 54 kasus, disusul pengroyokan 44 kasus. Perisitiwa baku pukul ini cenderung terjadi pada saat pesta ronggeng. Untuk menekan ini, Polres menerbitkan keputusan bersama soal batas acara pesta malam hari sampai pukul 01.00 WIT.

"Kalau masyarakat tertib pesta ronggeng sampai jam 1, maka kasus pemukulan ini akan turun drastis,"ungkap perwira dua melati tersebut.

Selain itu kasus pencurian juga masih marak terjadi yakni 23 kasus, KDRT 16 kasus, persetubuhan anak 13 kasus dan pencabulan 13 kasus, serta penganiayaan anak 12 kasus. Ada juga pengrusakan dengan 10 kasus, judi, penyalahgunaan BBM 1 kasus, pornografi 1 kasus, ijazah palsu 1 kasus, kawin tanpa izin 3 kasus.(mg-01)

Laporan: Hamdi Embisa

Editor: Ikram Salim

Komentar

Loading...