Kehadiran Tambang: Apakah itu Malapetaka?

Oleh: Sofyan Aye

(Staf Khusus Bupati Halmahera Barat)

Indonesia sangat kaya sumber daya alam. Kekayaan ini jika tidak dimanfaatkan dengan baik maka pemenuhan kebutuhan manusia tidak terwujud dalam suatu tujuan pembangunan. Karena itu, pemerintah wajib memberikan solusi dalam menunjang pemenuhan kebutuhan manusia di berbagai aspek. Salah satu alternatif adalah mengelola sumber daya alam dengan menghadirkan industri pertambangan.

Di Indonesia, kehadiran pertambangan masih melekat stigma negatif dari masyarakat. Ini disebabkan karena adanya aktivitas tambang ilegal sehingga prinsip pertambangan yang baik dan benar tidak dilakukan sehingga berdampak negatif untuk ekonomi, lingkungan dan kesehatan. Hal ini tidak sesuai dengan prinsip pertambangan yang sesungguhnya karena itu harus dilenyapkan, sebab merupakan “malapetaka”.

Pada prinsipnya, kehadiran tambang bukan malapetaka tetapi untuk mendorong pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Hanya saja ada oknum yang tidak bertanggungjawab yang melakukan aktivitas pertambangan diluar dari prinsip pertambangan. Kemudian pemerintah juga gagal dalam pengawasan pelaksanaan aktivitas pertambangan.

Sesungguhnya ketentuan pertambangan telah dikaji dan telah diatur. Mulai dari eksplorasi, studi kelayakan, analisis dampak lingkungan, reklamasi dan hingga pemberdayakan masyarakat pun dikaji. Sebab, asas dan tujuan pertambangan adalah bagaimana meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, daerah dan tentu Negara untuk menumbuhkan ekonomi, mempercepat infrastruktur dan menciptakan lumbung lapangan pekerjaan.

Berbicara mengenai plus-minus dampak pertambangan sama halnya berbicara tentang kesejahteraan suatu daerah dengan yang lainnya. Jika suatu daerah memiliki industri pertambangan maka sudah pasti pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya berbedah dengan daerah yang tidak memilki industri pertambangan. Pada berbagai sektoral, pertambangan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian dan pembangunan suatu daerah maupun nasional.

Yang paling terpenting adalah, jika untuk kesejahteraan masyarakat dan tidak melangkahi ketentuan, maka sudah sewajibnya pemerintah mengelola sumber daya alam melalui idustri pertambangan sebagai wujud memenuhi kebutuhan masyarakat. Kemudian yang tak kalah penting, pemerintah harus kawal betul-betul proses pelaksanaan pertambangan, agar hak-hak masyarakat harus diberikan sesuai prinsip dan ketentuan yang berlaku agar benar-benar kesejahteraan dirasakan oleh masyarakat atas kehadiran industri pertambangan. (*)

Komentar

Loading...