Haji Robert Komitmen Wujudkan Kesejahteraan Guru Honorer Lingkar Tambang

Pose para guru honorer di lingkar tambang bersama jajaran manajemen PTNHM.

Gosowong,malutpost.id-- PT Nusa Halmahera Minerals (PTNHM) secara terbuka mengundang dan menerima para guru honorer untuk berdiskusi langsung bersama Presiden Direktur PTNHM, Haji Robert Nitiyudo Wachjo di Gosowong, Selasa (31/1).

Hadir juga dalam diskusi tersebut  jajaran Manajemen PTNHM, yaitu Wakil Direktur Utama Amiruddin Hasyim, perwakilan Badan Serikat PTNHM diantaranya, Iswan Ma'rus pimpinan Badan Serikat SBSI, Rusli Gailea pimpinan SPSI PTNHM, Fortifaib Manihing pimpinan GSBM PTNHM serta tim Social Perfromance PTNHM.

Sementara guru honorer lingkar tambang yang hadir sekitar 25 orang beserta 3 koordinator wilayah. " Pertemuan itu untuk meluruskan isu-isu miring yang sempat memanas di tengah masyarakat mengenai hubungan PTNHM dan guru honorer," terang Manajer Komunikasi PTNHM, Ramdani Sirait, kemarin (31/1).

PTNHM sendiri sebelumnya tidak terikat perjanjian kerja apapun dengan para guru honorer, sehingga tidak berkewajiban memberikan insentif untuk mereka. Namun, melalui pertemuan ini, Presiden Direktur PTNHM dan jajarannya sepakat mendirikan koperasi guru honorer agar PTNHM bisa lebih banyak terlibat secara resmi membantu dan menyejahterakan mereka. “Rencananya melalui koperasi ini para guru akan menerima pendapatan yang lebih layak secara tetap per bulan sebesar Rp1 juta untuk guru PAUD/TK/SD,  untuk guru SMP Rp1,5 juta per bulan dan Rp2 juta untuk guru SMA/SMK,” terangnya.

Agar semua program terkait para guru honorer ini tepat sasaran, PTNHM meminta para koordinator untuk segera mengumpulkan dan memasukan data guru yang aktual ke PTNHM. Selain itu, Haji Robert juga meminta waktu sekitar satu bulan sejak pertemuan kemarin untuk menyusun dan mematangkan suatu program terbaik untuk kesejahteraan para guru honorer.

" Langkah lain yang akan diambil di sektor pendidikan guna meningkatkan kualitas dan kemampuan mengajar guru-guru honorer yaitu rencananya para guru yang mayoritas hanya berijazah SMA akan diberikan bantuan penuh dalam bentuk pendidikan S1," ujarnya.

Melalui bantuan ini diharapkan para guru honorer bisa terus mengembangkan nilai-nilai pendidikan yang akanmenimbulkan efek domino pada peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di lingkar tambang. Masih seputar bidang pendidikan, PTNHM pernah mengadakan program  ‘Gosowong Mengajar’ yang menyasar sekolah-sekolah di lingkar tambang. Namun, program ini sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. "PTNHM berencana akan melanjutkan program ini segera dan menamainya dengan program ‘NHM Mengajar’," pungkasnya. (rls/rul)

Komentar

Loading...