Pendidikan Seks Pada Anak; Peran Orang Tua di Era Digital

Oleh: Suci Nazilla Safitri Chkasten

(Mahasiswa Teknik Informatika, Anggota Forum Studi Independensia)

Dilihat dari beberapa literatur asing terdapat istilah sexual violence atau kekerasan seksual, merupakan tindakan mencakup perbuatan seksualitas. Perilaku kekerasan memang bisa melukai fisik maupun pisikologi seseorang yang dilakukan pada jenis kelamin tertentu, hal tersebut karena aktivitas seksual seharusny dilakukan oleh pasngan sah secara agam dn negara. Namun, banyak sekali kekerasan seksual mark terjadi belakangn ini adalah kekerasan terhadap anak.

Terbongkarnya kasus seksual pada anak bermula dari kecurigaan orang tua yang melihat adanya perubahan sikap anaknya, seperti murung, takut ke sekolah dan tidak ceria lagi. Kasus tersebut telah mencoreng wajah pendidikan nasional, serta merendahkan harkat dan martabat bangsa Indonesia.

Beberapa data mencatat mengenai kasus pelecehan anak di Indonesia telah berulang kali terjadi, diantaranya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (Komnas PA) mencatat kasus pelecehan seksual sepanjang tahun 2020 sebanyak 6.519 kasus, atau tersebut naik sekitar 87% dari tahun 2019 ( Komnas PA, Akses 24 Desember 2021).

Jika kekerasan seksual terjadi pada anak merupakan sutu perbuatan yang tidak dibenarkan. Maka perlu adanya tindakan lanjut demi mencegah terjadinya hal tersebut. Karena kekerasan seksual terkadang dilakukan oleh orang yang lebih dewasa dan mengerti mengenai hukum seksual, tetapi nekat melakukannya pada anak usia dini. Tatkala perilaku seks dilakukan pada anak dibawa umur maka akan berpegaruh buruk bagi perkembagan dan pertumbuhan anak tersebut bahkan berdampak bagi pisikologinya.

Pendidikan seks selama ini dipersepsikan sebagai suatu hal yang tabu, sifatnya pornografi atau tidak boleh dibicarakan dan dibahas. Masih sedikit pihak yang mengerti dan memahami betapa pentingnya pendidikan seks bagi anak. Faktor kuat yang membuat pendidikan seks sulit diberikan kepada anak secara formal atau pun informal adalah pemikiran masyarakat yang belum bisa terbuka dan mengetahui pentingnya peran pendidikan seks bagi anak.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...