Kontingen Malut Ikut Selebrasi Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Nasional

FESTIVAL: Kontingen dari Maluku Utara yang mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Nasional di Jakarta. Mereka kompak mengenakan baju adat dari kabupaten/kota masing-masing.

Jakarta.malutpost.id – Maluku Utara (Malut) menjadi salah satu provinsi yang terpilih untuk melaksanakan program Merdeka Belajar episode 17: Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui UPT Kantor Bahasa Provinsi Malut.

Tahun lalu, di Provinsi Malut terdapat empat bahasa daerah yang direvitalisasi, yaitu bahasa Ternate, bahasa Tobelo, bahasa Makian Timur, dan bahasa Sula.

Rangkaian kegiatan RBD tersebut dimulai dari rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan. “Dengan harapan para pengambil kebijakan di tiap daerah berkomitmen untuk mendukung dan melaksanakan pelindungan dan pelestarian bahasa daerah masing-masing,” kata

Damaz Aristy Sisvareza dari kantor Bahasa Provinsi Malut, kemarin (15/2).

Puncak kegiatan RBD ini sendiri berupa selebrasi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat nasional di Jakarta pada 12—16 Februari 2023.

Acara yang diadakan oleh Badan pengembangan dan Pembinaan Bahasa ini, merupakan bentuk apresiasi kepada siswa di daerah yang telah melaksanakan Revitalisasi Bahasa Daerah.

Kontingen dari Provinsi Malut yang ikut dalam kegiatan tersebut berjumlah 13 siswa. “Tujuh siswa dari Kabupaten Kepulauan Sula, tiga siswa dari Kota Ternate, dua siswa dari Kabupaten Halmahera Utara (Halut), dan satu siswa dari Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel),” terangnya.

Selain itu, kepala dinas dan kepala daerah pelaksana RBD juga turut diundang dalam selebrasi FTBI tingkat nasional ini. Dalam selebrasi tersebut, Mendikbud juga memberikan penghargaan kepada Bupati Kabupaten Kepulauan Sula. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan dan kontribusi yang telah diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula dalam menjalankan Revitalisasi Bahasa Daerah tahun 2022. (rls/rul)

Komentar

Loading...