Merasa Dirugikan, Persiter Sebut Keputusan Asprov Bertentangan dengan Regulasi Liga 3

Rizal Marsaoly

Ternate, malutpost.id -- Kompetisi liga 3 zona Maluku Utara (Malut), sedikit menemui jalan buntut pada hasil pertandingan babak 4 besar antara Persiter Ternate dengan Persega Galela. Hal itu, setelah kedua tim sama-sama mengoleksi 3 poin dari tiga pertandingan.

Tak hanya itu, jumlah gol pemasukan dan kemasukan pun sama. Asprov PSSI Malut, mengeluarkan surat resmi terkait penentuan peringkat sebagaimana diatur dalam regulasi liga 3 PSSI 2022 dan klasemen dari sistem Aplikasi SIAP PSSI.

Dalam surat tersebut, Asprov PSSI Malut menyampaikan bahwa, Morotai United keluar sebagai juara grup dengan mengoleksi 5 poin dari semua pertandingan babak 4 besar. Kemudian, Persega Galela finis sebagai runner-up grup dengan mengemas 3 poin dari semua pertandingan.

Jumlah poin tiga juga dimiliki Persiter. Namun, Asprov memutuskan Persega di posisi kedua dan menempatkan Persiter di posisi tiga. Asprov mengambil keputusan tersebut dengan dasar Lampiran regulasi liga 3 PSSI dan aplikasi SIAP.

Ketua komite kompetisi Asprov PSSI Malut Firman Jayadilaga menjelaskan, Persiter Ternate dan Persega Galela memang sama-sama mengoleksi 3 poin, dan juga jumlah gol yang sama. Pihaknya merujuk pada regulasi liga 3 2022.

"Untuk menentukan tim yang berada diperingkat kedua, maka regulasi Fair Play yang dipakai. Itu tercantum dalam lampiran 1 regulasi liga 3 2022. Dimana, tim yang paling sedikit mengoleksi kartu kuning, maka akan berada diperingkat tertinggi," jelasnya.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...