Dapat Isu Dipindahkan, Pedagang Takjil Pasar Gamalama Mengamuk di Disperindag

Salah seorang pedagang takjil yang mengamuk di depan kantor Disperindag Kota Ternate, Senin (13/3/2023). (Foto: Narto/malutpost,id)

Ternate, malutpost.id -- Puluhan pedagang takjil yang akan berjualan di Ramadan 2023 mengamuk di kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Maluku Utara, Senin (13/3/2023).

Informasinya, pedagang musiman saat puasa itu dilarang berjualan di depan pasar Higienis yang saat ini disesaki pedagang barito atau bawang, rica, tomat. Mereka rencananya dipindahkan oleh petugas pasar ke depan kantor Disperindag Kota Ternate.

"Kami dengar isu dari luar bahwa tempat yang berdiri di depan Higienis itu tidak diperbolehkan untuk kita jualan kue di situ," kata Umiyati Abdula, kordinator pedagang takjil, kepada malutpost.id, Senin (13/3/2023).

Padahal kata Dia, tempat itu sudah menjadi lokasi pedagang takjil berjualan tiap Ramadan. Umiyati bilang, pedagang takjil mulai berjualan di lokasi itu sejak 2013 silam.

"Sementara torang (kami) ini dari 2013 tenda takjil tetap berdiri di situ tidak pernah ada masalah. Kami sudah ketemu Pak Wali Kota dan beliau serahkan ke Pak Kadis atur yang terbaik untuk torang (kami) berjualan. Kami tidak mau dan tetap di tempat awal," tegas Umiyati.

Sementara kepala UPTD Pasar Wilayah Tengah, Guntur Doa, kepada malutpost.id, mengatakan, areal depan pasar Higienis itu belum pasti digunakan untuk pedagang takjil atau tidak.

"Dua pekan lalu kami rapat rencana pindahkan pedagang takjil ini di depan kantor Disperindag, itu juga belum pasti. Itu baru wacana kita, kami belum mendapat informasi dari Pak Wali," jelas Guntur. (mg-12)

Laporan: Sunarto Hi Hasan

Editor: Ikram Salim

Komentar

Loading...