Ultimatum Kapolda Maluku Utara, Minta Polres Halmahera Barat Tak Hentikan Kasus Besar

Irjen Pol. Midi Siswoko. (Foto: Faisal/malutpost.id)

Kapolda Maluku Utara Soroti Kasus Mangkrak di Polres Halmahera Barat

Polres Halmahera Barat Lamban Tangani Kasus, Begini Kata Kapolda Maluku Utara

Jailolo, malutpost.id -- Beberapa kasus yang ditangani Polres Halmahera Barat, Maluku Utara, sejak 2022 hingga kini belum selesai.

Data yang dihimpin malutpost.id, di antaranya, dua kasus pemerkosaan anak di bawah umur diduga dilakukan tukang bentor pada Agustus 2022 dan mantan pejabat desa atau BPD yang dilaporkan sejak September 2022 lalu.

Pelaku pemerkosan dua kasus tersebut hingga kini belum juga ditangkap. Selain itu, kasus dugaan korupsi uang makam minum di Sekretaris Halmahera Barat. Dan terbaru kasus pencurian yang melibatkan pegawai Lapas Klas IIB Jailolo.

Terkait itu, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Midi Siswoko kepada wartawan mewanto-wanti Polres Halbar untuk tidak gegabah dalam menghentikan kasus-kasus besar. Kapolda bilang, kasus tersebut kemungkinan itu masih dalam penyelidikan.

"Namanya penyelidikan itu kan mengumpulkan alat bukti. Selama alat bukti belum terkumpul penyidik tidak akan berani melangkah lebih lanjut," kata Midi, Kamis (16/3/2023).

"Jadi tidak ada yang dihentikan kalau kasus-kasus besar, karena persyaratan kasus itu dihentikan kan sudah ada di KUHP dan atau surat edaran dari Mahkamah Agung syarat-syaratnya ada. Jadi rekan-rekan jangan takut kasus pasti lanjut," tegas Kapolda. (k-01)

Laporan: Faisal Sidik

Editor: Ikram Salim

Komentar

Loading...