Aksinya Tagih Utang di Bupati Kepsul Viral di Medsos, Begini Penjelasan Yana Leko

Tangkapan layar video viral Yana Leko saat menagih utang pinjaman di hadapan Bupati Fifian, Kamis (13/4/2023)

Sanana, malutpost.id -- Sebuah video viral memperlihatkan seorang perempuan mengamuk saat menagih utang kepada Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus viral di media sosial.

Peristiwa itu direkam warga saat bupati bersama rombongan berkunjung ke pasar, Kamis (13/4/2023).

Tidak hanya jagad medsos Malut, video tersebut juga diunggah akun gosip terkenal di Indonesia @Lambe Turah.

Belakangan diketahui perempuan berjilbab tersebut bernama Yana Leko, pedagang sembako di Pasar Rakyat Makdahi, Sanana.

Kepada wartawan, Yana mengaku aksinya tidak ditujukan ke Bupati Fifian, sebab utang senilai Rp85 juta itu bukan atas nama bupati melainkan tim suksesnya saat Pilkada 2019 lalu.

"Yang pinjam itu atas nama mantan Kadis PUPR Samsul Bahri Soamole dan salah satu pegawai di ULP, Rosihan Buamona,"kata Yana, Sabtu (15/4/2023).

Menurutnya, tidak ada kalimatnya yang menyebut nama bupati. Dia mengaku, amarahnya yang tak terkendali dan mengamuk lantaran merasa tertipu dengan sejumlah kepala dinas yang kebetulan ikut dalam kunjungan bupati ke pasar.

"Karena suami saya pergi ke kadis satu untuk mengambil utang, kemudian disuruh pergi lagi ke kadis satu, selalu saja begitu. Jadi biar saya sampaikan di depan bupati supaya bupati juga tahu kadis-kadisnya seperti apa," kata Yana.

Karena aksinya itu, utangnya pun langsung dibayar oleh Rosihan Buamona. Ia juga meminta maaf kepada Bupati Fifian.

"Kemarin itu memang saya sangat emosi, tapi saya tidak menyebut nama bupati, jika ada pemberitaan bahwa saya menagih utang ke bupati itu mungkin media yang tambah-tambah," ujarnya.

Sementara Rosihan Buamona, membenarkan bahwa telah memgembalikan uang tersebut kepada suami Yana Lek, La Iga.

Ia mengaku, persoalan pinjaman itu tidak  membawa nama bupati, melainkan atas nama  mantan Kadis PUPR.

"Tapi masalahnya sudah selesai. Tapi yang jelas, pinjaman itu tidak ada yang membawa nama bupati," pungkas Rosihan.(mg-01/adv)

Laporan: Hamdi Embisa

Editor: Ikram Salim 

Komentar

Loading...