Dipecat dan Dituduh Terima Suap, Anwar Ungkap Bobrok Timsel Anggota Bawaslu Maluku Utara

Anwar Kadir (tengah) saat konferensi pers terkait pembrhentian dirinya dari Timsel Bawaslu, Sabtu (6/5/2023)

Ternate, malutpost.id -- Anwar Kadir, salah satu anggota tim seleksi calon anggota Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) kabupaten/kota di Maluku Utara diberhentikan dari timsel.

Anwar yang tergabung dalam Timsel wilayah II yang menyeleksi calon anggota Bawaslu dari Kota Ternate, Tidore Kepulauan, Halmahera Selatan, Sula, Taliabu itu diberhentikan oleh Bawaslu RI karena dituduh menerima suap.

"Saya tidak tahu penyebab apa saya digantikan dari Timsel, tanpa ada konfirmasi ke saya. Saya merasa saya dizalimi," kata Anwar, kepada wartawan dalam konfrensi pers, Sabtu (6/5/2023).

Dosen Universitas Pasitifi Morotai itu mengatakan, dirinya dituduh menerima uang dengan tanda bukti kwitansi yang menurutnya adalah kebohongan. Dia diberhentikan pada tanggal 5 Mei 2023 pasca tanggapan masyarakat oleh Bawaslu.

"Saya menganalisa dan yang saya dapat dari tanggapan masyarakat salah satu katanya saya menerima uang ada bukti kwitansi. Padahal saya tidak tahu, saya mohon buktikan, jangan diskriminasi saya dengan cara seperti itu. Saya punya hak tahu hal ini," ujarnya.

Baca halaman selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...