Eksekusi Lahan di Kalumpang, Warga Histeris Rumahnya Hendak Digusur

Warga dan pemilik rumah yang dieksekusi oleh PN Ternate berusaha mengalangi alat berat yang hendak menggusur rumah warga, Senin (22/5/2023). (Foto: Narto/malutpost.id)

Ternate, malutpost.id -- Empat penghuni rumah dan warga di Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, kukuh menolak eksekusi lahan sengketa oleh Pengadilan Negeri Ternate, Senin (22/5/2023).

Mereka menangis histeris dan menghadang alat berat serta petugas eksekutor dari PN Ternate yang berusaha mengeluarkan barang-barang dalam rumah tersebut. Aparat kepolisian juga berusaha mengamankan lokasi eksekusi.

Ketua Pengadilan Negeri Ternate, Rommel F Tampubolon yang juga hadir dalam eksekusi itu menuturkan, terdapat 4 rumah yang dieksekusi oleh pihak pengadilan.

Ia menyebut, proses sengketa yang ajukan oleh Leopold Nikijuwulu penggugat ahli waris dari sudah sangat lama sejak tahun 1992.

"Iya hari ini dilakukan eksekusi, sebanyak 4 rumah yang dieksekusi," kata Rommel, kepada malutpost.id, Senin (22/5/2023).

"Supaya masyarakat tahu perkara ini sudah sangat lama sejak 1992 dan putusan 1994," jelas Rommel, saat menyampaikan pengarahan di hadapan warga.

Sementara para pemilih rumah meminta eksekusi ditunda sampai menunggu putusan banding yang diajukan oleh warga.

"Tunggu putusan pengadilan, tunggu putusan pengadilan pak," teriak ibu-ibu, saat menghadang petugas.

Eksekusi yang dimulai pukul 10.00 WIT mendapat protes dan hadangan dari warga setempat. Puluhan anggota TNI/Polri dikerahkan melakukan pengamanan dilokasi. (mg-12)

Komentar

Loading...