Proyek Nicu RSUD Jailolo Terindikasi Bermasalah, Kejari Halmahera Barat Hentikan Pendampingan Hukum

Bangunan Nicu RSUD Jailolo.(istimewa)

Jailolo, malutpost.id -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Barat, Maluku Utara, menghentikan pendampingan hukum terkait proyek rehabilitasi renovasi bangunan Nicu RSUD Jailolo.

Sesuai dokumen kontrak surat perjanjian pada tanggal 16 Juni 2022, pekerjaannya harusnya selesai pada Desember 2022. Namun proyek tersebut hingga saat ini tak kunjung tuntas 100 persen.

Kepala Kejaksaan Negeri Halbar Kusuma Jaya Bulo melalui Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Ahmad Luthfi Firdaus kepada wartawan mengatakan, pihaknya telah menghentikan pendampingan hukum terhadap proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp. 3.680.990.433.

"Pendampingan kami hentikan karena terindikasi ada perbuatan melawan hukum. Sampai saat ini kami minta datanya susah sekali, bahkan progresnya juga tidak transparan," kata Luthfi, Sabtu (27/5/2023).

Menurutnya, tidak ada itikad baik dari stakeholder dalam hal ini pihak RSUD dan juga pihak ketiga.

"Kami bahkan sudah memanggil pihak ketiga atau CV. Mudita Fitriah yang beralamat di Kelurahan Maliaro Kecamatan Kota Ternate tapi tidak datang," jelasnya.

Baca halaman selanjutnya...

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...