Lima Pejabat Pemda Halmahera Barat Diperiksa Kasus Insentif Khatib Masjid Raya

AKP Ambo Wellang.

Jailolo, malutpost.id -- Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Halmahera Barat, Maluku Utara, sudah memeriksa lima orang saksi dalam kasus dugaan manipulasi laporan pertanggungjawaban insentif Khatib Masjid Raya Jailolo atau Sigi Lamo di Bagian Kesra dan Tenaga Kerja Pemda Halbar.

Kapolres Halbar AKBP Indra Andiarta melalui Kasat Reskrim AKP Ambo Wellang mengatakan, penyidik telah memeriksa sejumlah pejabat di Bagian Kesra dan Tenaga Kerja Pemda Halbar.

"Sudah lima orang yang kami panggil untuk mintai keterangan," jelas Ambo, Jumat (26/5/2023).

Menurut Ambo, dari keterangan Kasubag Bina Mental Spritual Bagian Kesra dan Tenaga Kerja, Asrawi Basra bahwa pihaknya sudah memberikan hak atau insentif seluruh imam dan pendeta termasuk mantan Khatib Masjid Raya Jailolo tersebut.

"Kalau memang ada indikasi pemalsuan tandatangan dan yang bersangkutan (Hasim Makon) tidak terima maka nanti dikembalikan uangnya ke kas daerah," tambahnya.

Sebelumnya terungkap dalam LPJ honor khatib triwulan pertama tahun 2022, tertera nama dan tanda tangan atas nama Hasim Mokan. Padahal, Hasim telah berhenti bertugas sebagai khatib di masjid tersebut sejak 2020 lalu dan tidak lagi menerima honor yang dibayar Rp4,5 juta per bulan tersebut. (k-01)

Komentar

Loading...