Kasus Pinjaman Pemda Halmahera Barat, Bupati James Bantah Rp14 Miliar Sisa Pinjaman Ada di APBD 2023

James Uang.

Jailolo, malutpost.id -- Kasus pinjaman senilai Rp159 miliar yang diberikan oleh bank Maluku-Malut cabang Jailolo kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) pada tahun 2017 dan sedang diselidiki oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, kini menghadapi fakta baru yang mengejutkan.

Informasi yang dihimpun wartawan dari sumber terpercaya di kejaksaan menyebutkan, dalam proses penyidikan yang dilakukan tim penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Malut, terungkap bahwa masih ada sisa uang senilai Rp14 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023.

Lebih mengejutkannya lagi, terdapat rencana oknum pejabat di lingkup Pemda Halbar untuk mengalokasikan dan menggunakan sisa uang tersebut.

"Pernah ada pejabat yang telepon untuk minta pandangan hukum untuk pencairan dana (pinjaman) itu,"kata sumber tersebut yang meminta namanya dirahasiakan.

Namun, Bupati Halbar, James Uang, membantah tudingan tersebut ketika dikonfirmasi. Orang nomor satu di Halbar ini dengan tegas menyatakan bahwa uang pinjaman sebesar Rp159 miliar yang diberikan pada tahun 2017 sudah habis terpakai sebelum dia menjabat.

"Dari mana asalnya Rp14 miliar itu? Uang pinjaman sebesar Rp159 miliar itu sudah habis terpakai sebelum saya menjabat," tegasnya. (k-01)

Komentar

Loading...