Tegas, Komite SMK Negeri 1 Ternate Tolak Nurdjana Tahir Junus

Rustam Hamzah

 Ternate, malutpost.id -- Pengaktifan kembali Kepala Sekolah SMK 1 Kota Ternate Nurdjana Tahir Junus oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba mendapat penolakan dari komite sekolah, dewan guru, alumni dan siswa SMK 1 Kota Ternate. “Kita berharap SMK Negeri 1 Kota Ternate ini menjadi role model sekolah kejuruan di Provinsi Maluku Utara, makanya kepala sekolah yang sudah bermasalah kami tolak," kata Ketua Komite SMK Negeri 1 Kota Ternate Rustam Hamzah kepada malutpost.id, Senin (5/6/2003).

Rustam beralasan, semenjak Nurdjana Tahir Junus dinonaktifkan dari jabatan kepala sekolah dan mengangkat pelaksana tugas yang baru, seluruh aktivitas proses belajar mengajar hingga Bantuan Operasional Sekolah (BOS) berjalan aman. "Plt yang baru saja sudah dapat mengembalikan keharmonisan guru dan siswa maupun guru dan guru dalam berinteraksi, lebih aman dibandingkan mengembalikan Nurdjana," akunya.

Untuk itu, Rustam berharap, Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba dapat menerbitkan SK baru dengan mengangkat kepala sekolah yang lain. “Karena siapa pun dia yang menjadi kepala sekolah maka semua akan baik-baik saja,” tuturnya. "Untuk menjaga nama baik SMK Negeri 1 Ternate, kami tetap menolak mantan Kepsek yang sudah bermasalah," tegasnya.

Komite, guru, alumni dan para siswa juga meminta Komisi IV, DPRD Provinsi Maluku Utara meminta hasil audit dari Inspektorat. Supaya, hasil audit itu dapat dipublikasikan ke publik agar masalahnya terang benderang, tidak ditutupi. "Kami percaya dari hasil audit itu bisa digunakan untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Maluku Utara   mengangkat pelaksana tugas lagi sampai menunggu kepala sekolah defenitif," ucapnya.  (wm-02).

Komentar

Loading...