Kiprah Irjen Pol Midi Siswoko, SIK Berdayakan Pemuda untuk Ekonomi Rakyat

Beras dan Mi Labu Madu Bakal Jadi Branding Baru Malut 

Kapolda Malut Irjen Pol Midi Siswoko, SIK dan contoh tanaman labu madu untuk bahan baku beras dan mi sebagai branding baru Malut. (foto: istimewa)

Mengawal kamtibmas tidak selama dengan patroli dan penindakan. Jika ditelusuri, banyak aksi kejahatan terjadi karena persoalan ekonomi.

Menjawab permasalahan tersebut, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Midi Siswoko, SIK mencanangkan program yang bersifat out of the box melalui pemberdayaan pemuda untuk meningkatkan ekonomi rakyat.

===================

ISMIT ALKATIRI, Ternate

SUDAH lima bulan sejak dilantik sebagai Kapolda Malut, Irjen Pol. Midi Siswoko, SIK mencanangkan program yang sepintas tidak ada hubungan langsung dengan polisi. Namun implementasi program dari pola pikir out of the box itu ternyata bisa menjawab persoalan di balik tindak kejahatan dan pertikaian di kelompok masyarakat.

”Fungsi dan peran polisi Pasal 13 UU No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia itu ada tiga; Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat; menegakkan hukum; dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda mengawali diskusi kecil bersama Wakapolda Brigjen Drs. Eko Para Setyo Siswanto dan Malut Post di ruang kerjanya, Selasa (6/6) kemarin.

Dari ketiganya, pemeliharaan kamtibmas menjadi yang terpenting. Kejahatan menurutnya, berbanding terbalik dengan kesejahteraan.

Mengutip pernyataan Prof Romli Atmasasmita, Kapolda menyebutkan bahwa di Indonesia kejahatan jalanan mencapai 99 persen, dan 1 persen kejahatan korupsi. Dari balik kejahatan jalanan itu, 90 persen dilatari masalah kesejahteraan dan sisanya kenakalan akibat moral.

Bagi Irjen Pol Midi Siswoko, kejahatan yang dipicu masalah kesejahteraan tidak akan efektif jika menggunakan pola lama dalam penanganan kamtibmas.

Maka, pemberdayaan ekonomi rakyat menjadi alternatif. Lahirkan program pemberdayaan ekonomi rakyat dengan melibatkan pemuda.

Program ini merupakan bagian dari keterpanggilan tugas polisi menangani kejahatan dari dimensi yang berbeda.

Tujuannya di satu sisi memberikan sumbangsih terhadap penurunan angka kejahatan, dan di sisi lain peningkatan angka kesejahteraan masyarakat.

Selain panggilan tugas, program ini juga dilatari pengalaman Irjen Pol Midi ketika melaksanakan tugas di BIN (Badan Intelijen Negara) yang saat itu diminta menjadi pembina Karang Taruna di Cibinong Bogor, Jawa Barat.

Baca halaman selanjutnya...

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...