Kejari Ngebut Korupsi Pajak di Disperindag Ternate, Minta Inspektorat Maluku Utara Audit Kerugian 

Kajari Ternate, Abdullah. (Foto: Ridwan/malutpost.id)

Ternate, malutpost.id -- Kejaksaan Negeri Ternate bakal memeriksa sejumlah saksi dan meminta Inspektorat Maluku Utara menghitung kerugian negara kasus korupsi pajak retribusi di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, senilai Rp 1,3 miliar.

Kepala Kajari Ternate, Abdullah kepada malutpost.id, mengatakan, audit perlu dilakukan untuk menghitung berapa pendapatan yang masuk ke daerah melalui pajak dan retribusi daerah di Disperindag.

"Kami akan langsung minta ke Inspektorat provinsi lakukan audit, karena BPKP kewalahan," ungkap Abdullah.

Dia menjelaskan, keterangan ahli dan hasil audit akan menentukan perkara tersebut dinaikan ke penyidikan.

"Kasus di pidsus kita akan selesaikan semua tanpa ada pemberhentian," tegas dia.

Untuk diketahui, kasus tersebut terjadi pada 2022 hingga 2023. Dimana, pajak retribusi Daerah senilai Rp1,3 miliar ternyata tidak disetor ke kas daerah oleh salah satu pegawai di Disperindag. (wm-02)

Laporan: Ridwan Hi Hasan

Editor: Ikram Salim 

Komentar

Loading...