Menuju Era Elektrifikasi Bersama Energi Terbarukan

Mobil Listrik vs  EBT

Penulis bersama General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara Ir.H.Awat Tuhuloula (kiri) di ruang kerjanya..

Kita tentu sudah tahu sebentar lagi kita akan memasuki era penggunaan mobil listrik dan motor listrik. Dan kedepan untuk mengurangi pemakaian BBM seiring tingginya tingkat kebutuhan pemakaian aliran listrik itu salah satu program yang menjadi inovasi baru oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) --- yakni menyiapkan ketersediaan pasokan listrik sambil menciptakan pemanfataan sumber Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Tulisan ini merupakan lanjutan diskusi saya pekan lalu, (10/7/23), dengan General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Ir.H.Awat Tuhuloula tentang kelistrikan di dua provinsi itu: Maluku dan Maluku Utara.

Selain soal pelayanan kelistrikan, salah satu tantangan kelistrikan yang dihadapi PLN kedepan yakni biaya penggunaan BBM yang terlampau mahal. Dilihat dari tingkat kebutuhan listrik dari pelanggan PLN yang mencapai 3 s/d 5 persen pertahun diikuti tingginya tingkat kemahalan harga BBM tentu ini menjadi problem.

Selain itu penggunaan mesin diesel yang berbahan bakar solar kerab terjadi kerusakan pada mesin. Pun alat mesin genset yang terdiri banyak mesin dan sering terganggu kerab pula menjadi penghambat suplai aliran listrik sehingga sering muncul istilah "byar-pet" alias mati-menyala diikuti oleh pemadaman bergilir sebagaimana sering dialami para pelanggan kita.

Baca halaman selanjutnya...

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7 8

Komentar

Loading...