Gara-gara Investasi Bodong, Masyarakat Rugi 125 Triliun 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BRI serta Bursa Efek Indonesia melakukan edukasi waspada investasi dan pinjaman online di Ternate, Selasa (25/7/2023).

Ternate, malutpost.id -- Investasi bodong di Indonesia yang merugikan masyarakat sejak tahun 2018-2022 capai Rp126 Triliun.

Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bursa Efek Indonesia (BFI) melakukan edukasi keuangan waspada investasi dan pinjaman online (pinjol) ilegal kepada anggota kepolisian daerah Malut di Red Corner Resto, Selasa (25/7/2023).

Kegiatan itu dibuka Direktur Reskrimsus Polda Malut, Pol Afriadi Lesmana dan dihadiri Wakil Kepala OJK, Yan Iswara Rosya, Kepala Cabang BRI Prioritas, Abraham Kristi Pambudi, Kepala BEI, Mario Iroth dan Tamrin Faizal Nender Pimpinan Cabang BRI Ternate

Wakil Kepala OJK, Yan Iswara Rosya mengatakan sosialisasi dilakukan dengan tujuan agar penyidik di Polda Malut bisa paham bagaimana investasi dan pinjol ilegal sehingga ketika ada kasus di masyarakat bisa ditangani dengan baik.

Apalagi sekarang ada UU P2SK sudah diamanahkan satgas investasi bersama lembaga kementerian dan OJK.

Baca halaman selanjutnya...

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...