Kompolnas RI Dorong Propam Polda Maluku Utara Dalami Bisnis BBM Aipda AMR

Kompolnas, Poengky Indarti (Foto. Istimewa/Kompas.com)

Ternate, malutpost.id -- Kasus dugaan penipuan yang berkedok bisnis minyak anggota Polda Maluku Utara, Aipda AMR menjadi perhatian Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas RI).

Komisioner Kompolnas RI, Poengky Indarti, meminta Bidang Provesi dan Pengamanan (Propam) Polda Malut tidak hanya memproses laporan dugaan penipuan masyarakat, tetapi juga mendalami bisnis BBM, AMR.

"Propam perlu menindaklanjuti laporan sekaligus mengecek, apakah Aipda AMR sudah melaporkan terkait usahanya di luar tugas sebagai anggota Polri atau belum," jelas Poengky Indarti saat dikonfirmasi malutpost.id, Rabu (2/8/2023).

Sebab, kata Poengky, setiap anggota Polri yang membuat usaha di luar tugas dinasnya, wajib melapor ke institusinya. Hal itu, lanjut dia, diatur Peraturan Kepolisian (Perkap) Nomor 9 Tahun 2017 tentang Usaha bagi Anggota Polri.

"Kalaupun belum dilaporkan, maka AMR perlu ditindak secara tegas," tegas Poengky.

Poengky juga mendorong Propam Polda Malut menelusuri lebih dalam laporan masyarakat untuk mengungkap jumlah korban selain dua warga yang membuat laporan resmi ke kepolisian.

"Dia jika terbukti melakukan tindak pidana penipuan, maka diproses lebih lanjut agar ada efek jera," tambah dia.

"Yang jelas, Kompolnas mendorong reformasi Polri dilaksanakan dengan baik, agar selalu dicintai masyarakat," pungkas Poengky. (wm-02)

Komentar

Loading...