IDI Maluku Utara Resmi Somasi Pimpinan RSUD Chasan Boesoirie karena Tak Bayar TPP

Bahtiar Husni.

BaTernate, malutpost.id -- Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Maluku Utara, resmi melayangkan somasi kepada RSUD Chasan Boesoirie, Senin (15/8/2023).

"Somasi ini tindaklanjut masalah tunjangan tambahan penghasilan (TPP) yang belum terbayar di RSUD CB dari Juni - Desember 2021 dan tahun 2022, yang merupakan hak 18 dokter, terhitung dokter umum dan spesialis serta para nakes dan nakesla," kata Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Maluku Utara, Bahtiar Husni selaku tim hukum IDI Malut.

Dia menjelaskan, dalam somasi tersebut, IDI memberikan waktu selama 10 hari untuk menindaklanjuti semua tuntutan terutama hak nakes. Tidak main-main, lanjut Bahtiar, pihaknya juga mengirim tebusan surat somasi ke Kejaksaan Tinggi, KPK, Kemendagri dan presiden.

"Kemarin sudah kami layangkan somasi, tinggal kita menunggu tanggapan mereka dalam waktu 10 hari kedepan," jelas Bahtiar.

Pihaknya menegaskan, jika tidak ada tanggapan, maka somasi kedua juga dilayangkan sebagai upaya terakhir.

Jika upaya persuasif itu tidak diindahkan, maka pihaknya akan mengambil langkah hukum baik pidana maupun perdata.

"Jika semuanya tidak direspon, maka kami tempuh jalur hukum pidana dan perdata," tegas dia.

"Untuk kepentingan klien kami, upaya hukum apapun akan kami tempuh hingga klien kami mendapatkan hak mereka," pungkas Bahtiar. (wm-02).

Laporan: Ridwan Hi Hasan

Editor: Ikram Salim

Komentar

Loading...