Kasus Bupati Kepulauan Sula Kampanye Bakal Caleg Diteruskan ke Kemendagri

Zulfitrah Hasim saat menyerahkan dokumen dugaan pelanggaran pemilu Bupati Kepsul ke Bawaslu Provinsi Malut. (Foto: istimewa)

Sanana, malutpost.id -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, menyebut Bupati Kepsul, Fifian Adeningsi Mus melanggar pasal 76 ayat (1) huruf d UU Nomor 23 Tahun 2014 tetang Pemerintah Daerah.

“Olehnya itu Bawaslu Kepulauan Sula meneruskan temuan pelanggaran tersebut ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri)," kata Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kepsul, Zulfitrah Hasim, Jumat (1/9/2023).

Dokumen hasil kajian dugaan pelanggaran pemilu tersebut juga telah diserahkan ke Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Kamis (31/8/2023).

Menurutnya, dalam dokumen kajian dijelaskan terkait temuan pelanggaran pemilu yang diduga dilakukan Bupati Fifian Adeningsi Mus di Desa Waigai Kecamatan Sulabesi Selatan, pada 29 Juli 2023.

Zulfitrah menjelaskan, hasil klarifikasi dengan memeriksa sejumlah pihak termasuk 3 orang pelapor, saksi dan memeriksa bukti dokumen elektronik berupa video saat bupati memberi sambutan dalam acara penanaman di kebun percontohan, Desa Waigai.

"Di dalam sambutannya bupati mengajak masyarakat untuk memilih salah satu bakal calon anggota DPRD Kepsula dari Partai PBB yaitu Lasidi Leko," ungkap dia.

"Dan penerusan dugaan pelanggaran tersebut melalui Bawaslu Provinsi Maluku Utara," pungkas Zulfitrah. (tr-04)

Komentar

Loading...