Sultan Tidore Bicara Tercemarnya Sungai Sagea

Sultan Tidore Husain Alting Sjah

Jailolo, malutpost.id -- Anggota DPD RI Dapil Maluku Utara Husain Alting Sjah angkat bicara terkait Sungai Sagea Boki Maruru yang diduga tercemar limbah perusahaan tambang sehingga menjadi keruh dan kecoklatan pada akhir Juli lalu hingga saat ini.

Sultan Tidore ini menjelaskan, tercemarnya sungai Sagea itu memang menjadi perhatian semua pihak."Dan saya sudah telepon dengan Pak Bupati kemarin, dan Alhamdulillah Pak Bupati punya niat yang sama untuk bagaimana menyelamatkan alam ini. Ada niat baik dari Pak Bupati dan kita semua memberikan sokongan dan support apabila Pak Bupati juga mau membantu menyelamatkan alam," kata Sultan yang ditemui di kantor Bupati Halbar usai melakukan kunjungan kerja dengan Wakil Bupati Halbar Djufri Muhamad, Selasa (5/9/2023).

Dia menyebut, terlepas dari tugas dan tanggung jawab sebagai seorang Bupati Halmahera Tengah dan dirinya selaku seorang Sultan Tidore, melihat masalah yang terjadi di Sungai Sagea Boki Maruru itu ada tugas kemanusiaan. Dan itu tidak memerlukan semacam surat keputusan.

"Dari sisi kemanusiaan naluri kita sudah berbicara dengan sendirinya bahwa alam adalah warisan dan anugrah yang Tuhan berikan kepada kita. Oleh karena itu sudah semestinya kita memperlakukan alam itu dengan sebaik-baiknya karena sungai itu akan memberikan kehidupan yang sangat luar biasa. Dan itu saya sudah sampaikan kepada Pak Bupati dan Alhamdulillah mendapat perhatian luar biasa dari Pak Bupati dan beliau menjanjikan ke saya bahwa beliau akan memberikan perhatian yang khusus dan serius untuk menangani berbagai permasalahan khususnya sungai Sagea Boki Maruru," jelasnya.

Baca halaman selanjutnya...

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...