Siswa-siswi Dampak Kebakaran di Ternate Dijamin Kebutuhan Sekolahnya

Ihsan Hamzah

Ternate, malutpost.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Maluku Utara  memastikan kebutuhan anak-anak sekolah dampak kebakaran.

"Sesuai arahan Pak wali kota terkait anak sekolah pengungsian. Kami akan minta data rilnya, pemerintah bakal pastikan kebutuhan pendidikan mereka," kata Ihsan Hamzah,  Kepala BPBD Kota Ternate kepada malutpost.id, di lokasi pengungsian, Selasa (3/10/2023).

Ihsan bilang, hak anak-anak sekolah mendaptkan pelajaran itu terpenting meskipun dalam pengungsian.

"Entah caranya bagaimana, kami kembalikan ke kebijakan kepala sekolah, tapi kami melihat dulu misalnya SD, SMP ke dinas kota, kalau SMA ke dinas provinsi kebijakan seperti apa untuk anak-anak dampak kebakaran ini," ujar Kadis.

Ihsan mengatakan, akan mengambil data siswa-siswi ke pihak kelurahan untuk mengetahui kebutuhan mendesak.

"Mungkin seragam dan sebagainya, sehingga mereka bisa bersekolah. Ini bagian dari yang kita ajukan rincian kebutuhan," katanya.

Kadis menyebut, sesuai data yang dikantongi jumlah anak-anak sekolah terdiri dari TK 1 orang, SD 14, SMP 9 dan SMA 12.

"Ini menjadi fokus kami memperhatikan anak-anak sekolah ini, kami tetap memastikan kebutuhan sekolahnya," sebut Kadis.

Selain itu, ratusan warga Bastiong Karance dampak kebakaran itu juga mendapatkan logistik awal dari BPBD berupa beras sebanyak 500 kilogram.

"Sudah mengambil langkah untuk mengantisipasi kebutuhan makan minum para pengungsian. BPBD sudah siapkan beras sebanyak stengah ton, ini langkah awal untuk kita ambil," pungkasnya. (mg-12)

Komentar

Loading...