Polda Maluku Utara Naikkan Status Kasus Penipuan Uang Miliaran ke Penyidikan

Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes (Pol). Michael Irwan Thamsil.

Ternate, malutpost.id -- Dugaan kasus penggelapan dan penipuan sebesar Rp5,2 miliar yang melibatkan mantan Bupati Halmahera Selatan (Halsel) berinansial MK, telah naik status dari penyelidikan ke penyidikan.

Kasus tersebut mulai terang setelah penyidik Detektor Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara memeriksa sejumlah saksi, termasuk MK.

"Kasus tersebut, prosesnya sudah naik pada tahapan penyidikan," ungkap Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil saat dikonfirmasi, Kamis (12/10/2023).

Michael bilang, penyidik sebelumnya melakukan gelar perkara setelah mengantongi beberapa bukti termasuk keterangan sejumlah saksi.

"Intinya kasus ini masih dalam penyidikan," pungkas Michael.

Untuk diketahui, MK diduga meminta sejumlah uang kepada terlapor LS sebesar Rp5,2 miliar. Uang tersebut kabarnya digunakan untuk membantu anaknya yang maju sebagai calon Wakil Bupati Halsel periode 2020-2025. Sebagai ganti, MK diduga menjanjikan proyek kepada terlapor, namun hingga anaknya dilantik menjadi wabup proyek tersebut tidak terwujud.

Merasa dirugikan, korban langsung melaporkan MK ke Ditreskrimum Polda Maluku Utara yang dibuktikan dengan laporan polisi nomor:LP/B/22/V/2023/Ditreskrimum, tertanggal 29 Mei 2023, dengan sangkaan pasal 378 dan pasal 362 KUHPidana tentang Penipuan dan Pencurian. (wm-02).

Komentar

Loading...