Berkas Kasus Bom Ikan di Halmahera Selatan Diserahkan ke Kejaksaan

AKBP Aditya Kurniawan. (Foto. Humas Polres Halsel)

Ternate, malutpost.id -- Polres Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menyerahkan tahap satu berkas perkara LN, nelayan terlibat bom ikan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel.

"Penyidik sudah tahap I ke Kejari Halsel pekan lalu," ungkap Kapolres Halsel, AKBP Aditya Kurniawan saat dikonfirmasi, Selasa (17/10/2023).

Aditya bilang, pasca dilakukan tahap I penyidik masih menunggu petunjuk jaksa jika berkas dinyatakan lengkap, maka langsung langsung dilakukan P21 atau penyerahan barang bukti dan tersangka.

"Kemungkinan Jaksa masih pelajari berkas tahap I, kalau sudah selesai pelajari pasti sudah ada informasi ke penyidik," kata Aditya.

"Kalau sudah lengkap kami langsung tahap II untuk disidangkan," pungkas dia.

LN (32) ditangkap karena menangkap ikan menggunakan bahan peledak pada Jumat, 8 September 2023 sekitar pukul 12.00 WIT, di perairan salah satu desa di Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 15 botol bahan peledak aktif, 15 buah detonator, korek api, 1 buah mesin ketinting ukuran 6,5 PK, ikan hasil tangkapan dan 1 unit longboat. (wm-02).

Komentar

Loading...