Polda Diminta Usut Pejabat Pemprov Maluku Utara Salahgunakan Aset Daerah

Abdul Kader Bubu.

Ternate, malutpost.id -- Polda Maluku Utara, disarankan mengusut penggunaan aset negara oleh Kepala Biro Umum Setda Provinsi Malut, Jamaludin Wua kurang lebih 2 tahun untuk kepentingan pribadi.

Pasalnya, aset negara itu digunakan untuk kepentingan proyek pribadi yakni aktivitas pertambangan galian C di Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat.

Hal ini disampaikan Dosen Hukum Tata Negara, Universitas Khairun Ternate, Abdul Kadir Bubu kepada sejumlah awakmedia pada malutpost.id, Kamis, (19/10/2023).

Dade sapaan akrabnya menyatakan, tidak ada alasan pembenaran dari sisi hukum bagi pejabat yang menguasai aset selama 2 tahun untuk kepentingan pribadi.

"Apapun alasannya, aset daerah atau aset negara tidak bisa dimiliki orang per orang. Kecuali dengan alasan hukum yang jelas, misalnya telah selesai pemutihan, kalau pun proses itu tidak ada lalu dia menguasai dengan alasan apapun tidak boleh, apalagi dialihfungsikan untuk kepentingan pribadi dengan alasan diperbaiki," tegas Dade.

Apalagi, lanjut Dade, ada indikasi memperkaya diri sendiri melalui aset yang digunakan. Karena itu, ia meminta penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara segera melakukan penyelidikan.

"Penyidik harus telusuri itu, karena hal ini sangat fatal yang sengaja dilakukan," saran Dade.

"Kan sudah jelas, kalau aset daerah itu ditempatkan di tambang galian C di Kelurahan Sulamadaha, Ternate Barat, dan bahkan satu unit mobil dimodifikasi menjadikan tronton untuk mengangkut alat berat," tambah Dade.

Baca halaman selanjutnya...

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...