Kejari Ternate Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Vaksinasi Covid-19

Pegawai di Pemkot Ternate yang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan kasus korupsi dana Covid-19, Jumat (20/10/2022). (Foto: Ridwan/malutpost.id)

Ternate, malutpost.id -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Maluku Utara, menahan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran vaksinasi Covid-19 tahun 2021-2022, Jumat (20/10/2023).

Ketiganya adalah, mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) berinisial AM, mantan bendahara Dinkes, F dan mantan Kasubag Keuangan di Dinkes Kota Ternate berinisial H.

Amatan malutpost.id, di kantor Kejari Ternate, sebelum dilakukan penahanan ketiga tersangka ini lebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan.

Setelah pemeriksaan kesehatan, mereka langsung digiring ke Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP), dan Rumah Tahanan (Rutan) menggunakan mobil operasional kejaksaan.

Kejari Ternate, Abdullah melalui Kasi Intel, Aan Syaeful Anwar saat diwawancarai mengatakan, ketiganya ditahan setelah berstatus tersangka

"Dari Rp22 miliar anggaran vaksin kami temukan sekitar Rp700 juta sekian yang dikorupsi, yaitu anggaran makan minum dan honor," kata Aan.

Temuan Rp700 juta sekian, lanjut Aan, juga diperkuat dengan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Malut.

"Mereka ditahan dengan alasan, yaitu jangan sampai melarikan diri, takut menghilangkan barang bukti dan alasan lainnya yang dipertimbangkan penyidik," tegasnya.

Selain itu, saat disinggung ada penambahan tersangka lain, Aan mengaku, belum bisa berkomentar, karena masih dalam penyelidikan lanjutan di Pidsus.

"Kita belum bisa komentar tambahan tersangka lainnya, karena masih dalam proses selanjutnya," pungkasnya.(wm-02). 

Laporan: Ridwan Hi Hasan

Editor: Ikram Salim 

Komentar

Loading...