Polda Maluku Utara Tetapkan Dua Pengusaha TV Kabel Tersangka

AKBP Erlichson.

Ternate, malutpost.id -- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Polda Maluku Utara (Malut), menetapkan dua orang pengusaha televisi kabel sebagai tersangka dalam kasus siaran tanpa izin penyelenggaraan penyiaran (IPP).

Mereka yang jadi tersangka masing-masing berinisial I warga Desa Dum-Dum dan N warga Desa Kao, Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Direktur Kriminal Khusus Polda Malut, Kombes Pol. Afriandi Lesmana melalui Kasubdit I, AKBP Erlichson menjelaskan, keduanya dilaporkan atas dugaan penyalahgunaan atau melanggar UU IPP. Karena dua pengusaha tersebut menayangkan  siaran tv kabel tanpa izin.

"Menyiarkan siaran lokal dan interlokal, tapi tidak memiliki izin, sehingga dilaporkan warga," ungkap Erlichson, Senin (23/10/2023).

Setelah memeriksa sejumlah saksi dan barang bukti, penyidik akhirnya menetapkan dua orang sebagai tersangka pada pekan lalu.

"Keduanya saat penetapan tersangka, kami langsung panggil, tapi yang baru hadir tersangak I, sementara tersangka N belum hadir dan kami telah melayangkan panggilan kedua, kita juga lengkapi berkas untuk diserahkan ke Kejati Malut," kata dia.

"Panggilan kedua ini jika dia (tersangka N) hadir maka penyidik langsung lakukan pelimpahan berkas," pungkas Erlichson. (wm-02).

Komentar

Loading...