Bawaslu Kota Ternate Sebut ASN Paling Rawan Dalam Masa Kampanye

Ternate, malutpost.id -- Masa kampanye Pemilu 2024 sudah dimulai. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Ternate, Maluku Utara mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang paling rawan.

"Sebagaimana surat keputusan bersama bahwa ASN tidak diperbolehkan berfoto latar belakang ada baliho Caleg atau Paslon," kata Ketua Bawaslu Kota Ternate, Kifli Sahlan, kepada malutpost.id, Rabu (29/11/2023).

Kifli menjelaskan, selain aturan dalam undang-undang yang dipakai sebagai dasar untuk melakukan proses pengawasan terhadap netralitas ASN, ada juga norma lain yang dijadikan sebagai dasar.

"Norma yang dimaksud adalah undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, kemudian edaran peraturan pemerintah (PP) nomor 53 dan nomor 42 serta surat keputusan bersama," jelasnya.

Kifli mengakui, masa kampanye yang paling sangat rawan salah satunya adalah  netralitas ASN. Kehadiran mereka pada acara deklarasi atau kampanye bahkan memberi 'like' pada postingan caleg atau capres tidak diperbolehkan.

"Aturannya tidak boleh hadir di deklarasi, kampanye dan tidak boleh like dan komentar postingan caleg dan itu kalau terbukti pasti ditindak," sebut Kifli.

Selain itu, Kifli juga mengatakan, peserta Pemilu ketika berkampanye harus memberitahu kepada KPU, Bawaslu dan Kepolisian.

"Dalam peraturan KPU menjelaskan bahwa tiga hari sebelum kampanye dilakukan, pemberitahuan sudah harus dimasukkan kepada KPU, Bawaslu dan Kepolisian," ujarnya menutup. (mg-12)

Komentar

Loading...