Cerita Bang Onim Saat Evakuasi dari Medan Maut di Jalur Gaza Dalam Aksi Palestina di Ternate

Ribuan warga Kota Ternate memadati lokasi aksi Bela Palestina di depan Kantor Wali Kota Ternate, Minggu (4/12/2023).

Ternate, malutpost.id -- Abdillah Onim bersama anak dan istrinya Rajaa El Hertany Onim hadir di tengah puluhan ribu masyarakat Kota Ternate, Maluku Utara dalam aksi bela Palestina di Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (4/12/2023).

Dalam orasinya pria yang akrab disapa Bang Onim itu mengatakan, isu Palestina sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab bagi umat Islam yang tidak perlu di besar-besarkan, karena di Palestina ada masjid kiblat pertama Islam dunia.

"Masjid yang mana Nabi Muhammad SAW tiba landas dari langit ke bumi ada di Palestina. Dan bagi kita umat islam ini sudah jadi harga mati dan juga kewajiban kita untuk memberikan dukungan bagi saudara-saudara kita di Palestina," katanya dengan suara lantang dihadapan puluhan ribu masyarakat Maluku Utara, Minggu (3/12/2023).

Ia menyebut, Palestina bukan negara miskin akan tetapi dimiskinkan oleh penjajah, bukan pula teroris akan tetapi diteroriskan oleh pihak penjajah.

"Pada saat evakuasi kemarin, saya dan keluarga pun dijadikan target pembunuhan oleh pihak penjajah Israil," ungkap Bang Onim.

Isu Palestina, lanjut dia, adalah murni penjajahan, pengambilalihan, pembersihan etnis dan juga pembantaian terhadap orang non Yahudi.

"Saat evakuasi kemarin, saya anak dan istri sudah menyerahkan kepada Allah Swt, karena kami yakin kematian ditentukan oleh Allah Swt," ujarnya.

Pada saat itu, sambung Bang Onim, Ia dan anak istri sudah saling merangkul dan mengatakan evakuasi dari Kota Gaza ke Gaza Selatan harus melewati yang namanya medan maut kematian.

"Dan ternyata pada saat evakuasi kami melewati Gaza city, kami melihat jasad saudara-saudara, anak-anak terlentang di jalanan aspal. Ada yang meminta tolong tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa karena kendaraan dibelakang dan depan sudah dibantai," cerita Bang Onim.

Sementara, anak Bang Onim yang bernama Filin juga antusias menyampaikan pesan-pesan serta ucapan terima kasih di hadapan masyarakat.

"Masyarakat Kota Ternate jangan lupa doakan anak-anak Palestina, terimakasih atas dukungan teman-teman di Ternate," kata anak usia 11 tahun itu.

"Jangan lupa doakan ya, biar nanti anak-anak Palestina bisa belajar dan sekolah karena penjajah sudah menghancurkan sekolah anak-anak Palestina, mesjid dihancurkan, gereja dihancurkan, doakan ya biar Palestina jadi aman. Teman-teman Indonesia di Ternate nanti bisa ke Palestina dan shalat di mesjid Al Aqsa," kata Filin mengakhiri. (mg-12)

Komentar

Loading...