Polda Maluku Utara Terima 3 Laporan Pidana Pemilu, 1 Bakal Caleg Diproses

WhatsApp Image 2024 02 12 at 15.19.28 e1707732419737
Kombes Pol. Asri Effendy (Foto: Iwan/malutpost.id)

Ternate, malutpost.id -- Polda Maluku Utara (Malut) pastikan sampai pada hari pencoblosan di 14 Februari 2024 tidak terjadi pelanggaran pemilihan umum (pemilu).

"Ini prediksi kita, karena hingga saat ini tidak adanya laporan terkait pelanggaran," ungkap Ketua Tim Tindak Pidana Sentra Gakkumdu Maluku Utara, Kombes Pol. Asri Effendy, Senin (12/2/2024).

Asri menyebut, meski belum laporan pengaduan ke Gakkumdu Malut, tim Gakkumdu di masing-masing kabupaten/kota terus memantau.

"Kalau sekarang kita belum terima jelang pencoblosan ini, tetapi sebelumnya kita sudah terima dan itu sudah kita proses," jelas dia.

Sebelumnya, kata Asri, pihaknya menangani 3 laporan dugaan pelanggaran pemilu di tiga kabupaten/kota. Dari hasil pemeriksaan, pihaknya menetapkan 1 bakal caleg sebagai tersangka.

"Memang ada satu orang bacaleg di Kota Tidore Kepulauan kita tetapkan sebagai tersangka, itu laporan sebelum tahapan namun sekarang kita belum terima," tandasnya.

Atas nama Kapolda Malut, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Malut itu, imbau kepada masyarakat di Malut untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas.

"Sebelum dan sesudah pemilihan umum, pilihan boleh berbeda namun persatuan dan kesatuan harus tetap terjaga," pungkasnya. (wm-02)

Komentar

Loading...