Rocky Gerung Kupas Pidato Megawati Jauh dari Politik

Malutpost.id, Jakarta – Pengamat politik terkemuka, Rocky Gerung, turut menjadi saksi dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan yang berlangsung meriah di Beach City

Vian Eka

[addtoany]

Rocky Gerung Kupas Pidato Megawati Jauh dari Politik

Malutpost.id, Jakarta – Pengamat politik terkemuka, Rocky Gerung, turut menjadi saksi dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan yang berlangsung meriah di Beach City International Stadium, Jakarta. Dalam pengamatannya, Rocky menyoroti pidato Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang dinilainya melampaui batas-batas diskursus politik konvensional, dan justru menyentuh isu-isu kemanusiaan, lingkungan, serta persahabatan global.

Rocky Gerung mengungkapkan bahwa banyak pihak mungkin menanti Megawati menyampaikan orasi politik yang tajam, namun sang Ketua Umum memilih fokus pada hal-hal yang dianggapnya lebih esensial. "Ada hal yang unik tadi, bahwa Anda pasti menunggu Ibu Megawati ucapkan pidato politik atau isu politik. Tapi beliau menganggap ada yang lebih penting itu soal kemanusiaan, soal lingkungan, soal persahabatan," ujar Rocky, sebagaimana dikutip dari malutpost.id.

Rocky Gerung Kupas Pidato Megawati Jauh dari Politik
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Rocky menjelaskan bahwa Megawati membuka pidatonya dengan membahas dinamika politik global, khususnya terkait serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela. Ia menekankan pentingnya hak setiap negara untuk mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaannya, serta menentang keras upaya negara adikuasa untuk mencaplok atau mengganti pemimpin dari sebuah negara berdaulat. Menurut Rocky, pernyataan ini mengingatkan kembali pada dalil dasar Indonesia yang selalu menjunjung tinggi hak setiap bangsa untuk mengurus dirinya sendiri, menghargai tetangga, dan menolak permusuhan yang berlandaskan kebencian.

Selain isu geopolitik, Megawati juga menyoroti masalah perubahan iklim yang berdampak pada bencana di Sumatra. Hal ini, kata Rocky, menunjukkan keinginan kuat Indonesia untuk menjadi pelopor dalam perlindungan lingkungan hidup. Poin terakhir yang dianggap Rocky paling krusial adalah pentingnya solidaritas antarmanusia atau human solidarity.

Rocky Gerung secara terang-terangan menyatakan apresiasinya terhadap kedalaman pidato Megawati. "Saya senang bahwa Ibu Megawati akhirnya tahu bahwa ada tiga isu utama yang harus dirawat oleh dunia generasi baru, yaitu menghasilkan keadaan dunia yang tanpa kekerasan," pujinya. Ia menambahkan, isu kedua adalah merawat bumi sebagai Ibu Pertiwi sekaligus Ibu Bumi, dan yang ketiga adalah menghasilkan solidaritas antarmanusia. "Itu inti dari kuliah Megawati tadi di acara pembukaan rakernas dan Hari Ulang Tahun PDIP," pungkas Rocky.

Dalam pidatonya, Megawati juga secara eksplisit mengecam intervensi militer AS di Venezuela, termasuk dugaan penculikan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya. Ia dengan tegas menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk neokolonialisme dan imperialisme modern.

"Saya menyampaikan sikap tegas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terhadap setiap bentuk intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela, termasuk penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya melalui operasi militer yang telah memicu kecaman internasional sebagai pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional," tegas Megawati. Ia menegaskan bahwa praktik intervensi, pemaksaan kehendak, dan penggunaan kekuatan militer terhadap negara berdaulat adalah tindakan usang yang seharusnya sudah lama ditinggalkan dalam tatanan hubungan antarbangsa.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer