Huntara Lubuk Sidup Aceh Tamiang Siap Ditempati

Malutpost.id, Sebanyak 163 unit hunian sementara (huntara) di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, ditargetkan siap dihuni dalam sepuluh hari ke depan. Pernyataan

Vian Eka

[addtoany]

Huntara Lubuk Sidup Aceh Tamiang Siap Ditempati

Malutpost.id, Sebanyak 163 unit hunian sementara (huntara) di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, ditargetkan siap dihuni dalam sepuluh hari ke depan. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian, yang memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana.

Saat meninjau lokasi huntara baru-baru ini, Tito menjelaskan bahwa secara fisik, seluruh unit telah rampung dan siap digunakan. Jaringan listrik juga sudah terpasang, tinggal menunggu proses aktivasi. Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang mengupayakan pembangunan sumur bor. "Ini adalah huntara yang dibangun oleh Bapak Menko Infra (Agus Harimurti Yudhoyono), 163 unit untuk masyarakat Lubuk Sidup. Lokasinya sangat strategis dengan ketinggian yang baik. Listrik sudah masuk, tinggal on saja. Untuk air minum, tinggal air bersih menggunakan sumur bor dari BNPB," ungkap Tito, menekankan kualitas dan kesiapan fasilitas.

Huntara Lubuk Sidup Aceh Tamiang Siap Ditempati
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Satgas PRR menargetkan seluruh fasilitas penunjang, termasuk pasokan air bersih dan aktivasi listrik, dapat rampung sepenuhnya dalam kurun waktu sepuluh hari mendatang. Setelah itu, masyarakat terdampak akan segera dipersilakan untuk menempati hunian baru ini, menandai langkah awal mereka dalam memulai kehidupan yang lebih layak dan aman pascabencana.

Selain pembangunan fisik hunian, pemerintah juga telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan pendukung bagi masyarakat yang terdampak. Bantuan tersebut mencakup uang lauk-pauk sebesar Rp15 ribu per orang per hari, bantuan ekonomi senilai Rp5 juta per keluarga, serta bantuan perabotan rumah tangga sebesar Rp3 juta. Seluruh bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk menjaga keberlanjutan kehidupan dan membantu pemulihan ekonomi masyarakat.

Secara keseluruhan, progres pembangunan huntara di tiga provinsi yang terdampak bencana hidrometeorologi juga menunjukkan capaian yang signifikan. Dari total rencana pembangunan sebanyak 19.135 unit huntara, sebanyak 17.084 unit telah berhasil diselesaikan, mencerminkan 89 persen dari target keseluruhan. Capaian ini menegaskan komitmen kuat Satgas PRR dalam mempercepat upaya pemulihan pascabencana secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada dimensi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.

Dalam peninjauan huntara di Desa Lubuk Sidup tersebut, Muhammad Tito Karnavian didampingi oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Kabupaten Aceh Tamiang.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer