Jembatan Putus Wamena Renggut 24 Nyawa Picu Konflik

Malutpost.id, Sebuah insiden tragis mengguncang Wamena, Jayawijaya, Papua, ketika jembatan gantung Wouma yang melintasi Sungai Uwe ambruk. Peristiwa nahas ini tidak hanya merenggut nyawa sedikitnya

Vian Eka

[addtoany]

Jembatan Putus Wamena Renggut 24 Nyawa Picu Konflik

Malutpost.id, Sebuah insiden tragis mengguncang Wamena, Jayawijaya, Papua, ketika jembatan gantung Wouma yang melintasi Sungai Uwe ambruk. Peristiwa nahas ini tidak hanya merenggut nyawa sedikitnya 24 orang yang tenggelam, tetapi juga dilaporkan memicu ketegangan hingga pecahnya perang antarsuku di kawasan tersebut.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, mengonfirmasi bahwa tim gabungan yang terdiri dari personel Kodim 1702/Jayawijaya dan Pos Basarnas Wamena telah intensif melakukan operasi pencarian korban. Sejak hari pertama ambruknya jembatan gantung Wouma, upaya ini membuahkan hasil dengan ditemukannya 24 jenazah hingga Minggu (17/5), demikian disampaikan Bimantara di Wamena.

Jembatan Putus Wamena Renggut 24 Nyawa Picu Konflik
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meski demikian, Bimantara mengakui bahwa angka pasti korban masih simpang siur dan belum dapat dipastikan secara akurat. "Jujur sampai dengan detik ini kami belum mendapatkan data akurat berapa korban yang jatuh akibat putusnya jembatan gantung Wouma," jelasnya, menyoroti berbagai informasi yang beredar, mulai dari 7, 20, 33, hingga 38 korban. Ia menambahkan, prioritas utama tim gabungan adalah melanjutkan pencarian sejak insiden pada awal Mei lalu, demi meredam gejolak dan menenangkan emosi keluarga korban yang berduka.

Upaya pencarian ini, yang berlangsung selama delapan hari sebelum pecahnya konflik antarsuku, juga menghadapi tantangan informasi yang tidak konsisten. "Ada informasi dari masyarakat mengatakan oknum korban atas nama si fulan sudah meninggal, ternyata setelah dicek kembali korban tersebut masih hidup," ungkap Bimantara, menjelaskan perlunya verifikasi lapangan yang cermat. Titik-titik pencarian difokuskan mulai dari lokasi ambruknya jembatan gantung hingga ke Jembatan Wouma di area muara, belakang Bandara Wamena, serta wilayah Yikuba. "Total jenazah atau korban yang telah ditemukan hingga hari ini sebanyak 24 orang," pungkasnya, menegaskan komitmen tim gabungan dari Kodim dan Basarnas untuk terus menyisir area tersebut.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer