Malutpost.id, Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Jakarta Kota-Bogor mengalami gangguan operasional pada Selasa sore, menyusul insiden asap yang mengepul dari salah satu gerbong di Stasiun Universitas Pancasila (UP). Kejadian ini memaksa seluruh penumpang dievakuasi dan menyebabkan keterlambatan perjalanan bagi ribuan komuter.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. KRL dengan nomor perjalanan 1336, yang melayani relasi Jakarta Kota-Bogor, dilaporkan mengeluarkan asap dari gerbong kedua dari belakang. "KAI Commuter saat ini masih melakukan proses pemeriksaan secara menyeluruh pada sarana KRL tersebut," ujar Leza, seperti dikutip dari Malutpost.id.

Demi menjamin keselamatan seluruh pengguna, KAI Commuter segera mengevakuasi semua penumpang dari rangkaian KRL 1336 untuk menuju area peron stasiun yang aman. Petugas terkait langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap sarana KRL yang bermasalah. Pada pukul 16.45 WIB, masalah teknis pada KRL berhasil ditangani. Kereta kemudian dapat dijalankan kembali menuju Depo Depok tanpa membawa penumpang.
Meskipun penanganan teknis telah rampung, dampak insiden ini masih terasa. Perjalanan Commuter Line tujuan Depok, Cibinong, dan Bogor masih dalam proses penguraian antrean di lintas, mengakibatkan keterlambatan bagi para pengguna. KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengimbau seluruh pengguna untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan.
Informasi serupa juga disampaikan melalui akun X resmi KAI Commuter, @CommuterLine. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa penanganan kendala operasional pada KA 1336 telah selesai, namun proses penguraian kepadatan di lintas Jakarta Kota-Bogor PP masih berlangsung. "Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya Kak," demikian bunyi pernyataan di akun tersebut, menegaskan upaya KAI Commuter dalam mengatasi situasi dan memulihkan layanan.

