Dua Rekan Bos Mafia Skotlandia Diburu di Bali

Malutpost.id, Setelah berhasil meringkus Stevens Lyons, bos mafia Skotlandia yang menjadi buronan internasional, di Denpasar, Bali, aparat gabungan kini fokus memburu dua rekannya yang diduga

Vian Eka

[addtoany]

Dua Rekan Bos Mafia Skotlandia Diburu di Bali

Malutpost.id, Setelah berhasil meringkus Stevens Lyons, bos mafia Skotlandia yang menjadi buronan internasional, di Denpasar, Bali, aparat gabungan kini fokus memburu dua rekannya yang diduga masih bersembunyi di Pulau Dewata. Lyons sendiri telah dideportasi ke Spanyol untuk menghadapi proses hukum atas kejahatannya yang melibatkan jaringan kriminal transnasional.

Sekretaris NCB Interpol, Brigjen Untung Widyatmoko, dalam konferensi pers di Mapolda Bali pada Selasa (31/3) mengungkapkan, "Stevens Lyons tiba di Bali bersama dua orang rekannya, yaitu Stephen Larwood dan Lewis Wang." Meskipun kedua nama terakhir tidak masuk dalam daftar red notice Interpol, Kepolisian Spanyol (Guardia Civil) menduga kuat mereka adalah bagian dari komplotan kriminal berbahaya yang dipimpin Lyons.

Dua Rekan Bos Mafia Skotlandia Diburu di Bali
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Brigjen Untung menambahkan bahwa pencarian terhadap Stephen Larwood dan Lewis Wang terus dilakukan. "Dua orang ini masih kami cari, karena berdasarkan keterangan rekan-rekan kami dari Spanyol, mereka termasuk anggota komplotan kriminal berbahaya," tegasnya. Dugaan kuat mengarah bahwa keduanya masih berada di Bali, terbukti dari pantauan perlintasan imigrasi yang menunjukkan mereka belum meninggalkan pulau tersebut. Selain itu, barang bukti terkait kejahatan Lyons juga diduga kuat dibawa oleh kedua rekannya.

Stevens Lyons, warga negara Inggris, ditangkap setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Sabtu (28/3). Ia dikenal sebagai buronan Interpol kelas kakap yang terlibat dalam serangkaian kejahatan transnasional, meliputi perdagangan narkotika, pencucian uang, hingga kasus pembunuhan di Spanyol.

Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, menjelaskan bahwa Lyons merupakan pemimpin organisasi kriminal transnasional berskala besar yang beroperasi di bidang perdagangan narkotika dan pencucian uang di wilayah Spanyol dan Inggris Raya. Penangkapan Lyons, lanjut Daniel, merupakan hasil kerja sama erat antarinstansi lintas negara, termasuk NCB Interpol, Divisi Hubungan Internasional Polri (Divhubinter), Polda Bali, Imigrasi, serta negara-negara yang terkait dengan kejahatan tersangka.

Dirreskrimum Polda Bali Kombes I Gede Adhi Mulyawarman menambahkan, pengungkapan kasus Lyons adalah bagian dari Operasi Armour Room. Ini merupakan investigasi gabungan yang diinisiasi oleh Sentral Operativa EHOGuardia Civil Spanyol dan Kepolisian Skotlandia. Operasi ini merupakan rangkaian penangkapan yang telah dilakukan di Eropa, termasuk 33 penangkapan di Skotlandia dan 12 penangkapan di Spanyol, menunjukkan skala jaringan kriminal yang berhasil diungkap.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer