Malutpost.id, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjamin penyelenggaraan ibadah haji Republik Indonesia untuk tahun 2026 akan berlangsung tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Penegasan ini muncul di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat di Timur Tengah, menyusul eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Irfan Yusuf memastikan, keberangkatan kloter pertama jemaah calon haji RI menuju Tanah Suci, Arab Saudi, direncanakan akan dimulai pada akhir bulan depan.
"Hingga detik ini, seluruh persiapan masih berjalan sesuai rencana. Kami berharap tidak ada perubahan jadwal menjelang keberangkatan perdana," ujar Irfan Yusuf usai menghadiri acara Balik Kerja Bareng Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) 2026 di Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (24/3).

Menteri Irfan merinci bahwa sejauh ini, tidak ada indikasi gangguan serius terhadap persiapan maupun jadwal keberangkatan jemaah. Menurutnya, seluruh aspek layanan krusial, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga dukungan pendanaan, telah dipersiapkan secara komprehensif dan siap mendukung kebutuhan jemaah.
Terkait dinamika geopolitik, Irfan Yusuf menegaskan bahwa rute penerbangan langsung menuju Arab Saudi tetap beroperasi normal dan tidak terdampak oleh eskalasi konflik. "Kami memantau tidak ada penghentian penerbangan. Masih tersedia penerbangan langsung ke Arab Saudi. Semoga kondisi ini tetap aman," katanya.
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Haji dan Umrah, juga terus menjalin koordinasi erat dengan Kementerian Haji Arab Saudi untuk memantau perkembangan terkini di kawasan Timur Tengah. "Kami selalu berkomunikasi intensif dengan tim Kementerian Haji Saudi, yang hingga kini mengonfirmasi tidak adanya perubahan jadwal," tambahnya.
Selain itu, kuota khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia) akan tetap diberlakukan sesuai ketentuan, yaitu lima persen dari total kuota haji nasional. Penyelenggaraan ibadah umrah juga dipastikan tetap berjalan aman, dengan pengawasan ketat untuk menjamin kepastian kepulangan jemaah. Pemerintah sangat berharap kondisi tetap kondusif demi kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji 2026.

