KY Jamin Seleksi Hakim Agung Bebas Intervensi

Malutpost.id, Komisi Yudisial (KY) secara tegas menjamin proses seleksi calon hakim agung serta hakim ad hoc hak asasi manusia (HAM) dan tindak pidana korupsi (tipikor)

Vian Eka

[addtoany]

KY Jamin Seleksi Hakim Agung Bebas Intervensi

Malutpost.id, Komisi Yudisial (KY) secara tegas menjamin proses seleksi calon hakim agung serta hakim ad hoc hak asasi manusia (HAM) dan tindak pidana korupsi (tipikor) akan berlangsung dengan prinsip transparansi dan independensi yang ketat. Penegasan ini disampaikan untuk memastikan kepercayaan publik terhadap institusi peradilan yang bersih dan berintegritas.

Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, Andi M. Asrun, menyatakan bahwa masyarakat luas, termasuk media massa, memiliki kesempatan penuh untuk memantau setiap tahapan seleksi. "Proses seleksi calon hakim agung ini bersifat terbuka dan publik bisa mengikuti alur seleksi melalui website KY dan media massa serta dipantau oleh NGO-NGO antikorupsi," ujar Asrun, seperti dikutip dari Antara pada Jumat (27/3).

KY Jamin Seleksi Hakim Agung Bebas Intervensi
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Asrun lebih lanjut menjelaskan bahwa untuk menjaga objektivitas penilaian, tes seleksi akan dilakukan secara blind-review, di mana identitas peserta tidak akan diketahui oleh penilai. Selain itu, KY juga membentuk tim seleksi yang melibatkan berbagai pihak kredibel, termasuk tokoh masyarakat dan akademisi yang dikenal memiliki rekam jejak antikorupsi, guna memperkuat independensi dan transparansi proses.

Dalam kesempatan tersebut, Asrun juga menekankan komitmen KY untuk memastikan bahwa hakim agung dan ad hoc yang terpilih adalah individu-individu dengan kompetensi dan integritas tinggi, tanpa adanya infiltrasi atau titipan kepentingan politik. Ia menegaskan, "Hakim ad hoc dipilih atas dasar kompetensi dan integritas, bukan atas dasar titipan politik." Pengalamannya sebagai pemantau peradilan dari tahun 2001 hingga 2003 menjadi landasan keyakinannya dalam menjamin proses ini.

Asrun juga mengajak media massa untuk terus aktif memantau jalannya seleksi dan tidak ragu melaporkan kepada KY apabila menemukan informasi negatif terkait rekam jejak para calon. Sebelumnya, KY telah mengumumkan pembukaan pendaftaran usulan calon hakim agung dan hakim ad hoc HAM serta tipikor secara daring melalui laman resminya. Pendaftaran ini terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia dan telah dibuka sejak 26 Maret hingga 16 April 2024.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer