Malutpost.id, Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas (Ratas) krusial dari kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (23/12) kemarin. Pertemuan penting tersebut berfokus pada sejumlah agenda strategis nasional, mulai dari rencana pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi hingga respons cepat terhadap bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra.
Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (24/12), mengungkapkan bahwa salah satu poin pembahasan utama adalah inisiatif pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi. "Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Jemaah Haji Indonesia akan memiliki tempat sendiri selama melaksanakan Ibadah Haji," jelas Teddy, menandai langkah signifikan dalam pelayanan ibadah haji.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyoroti isu distribusi dan ketersediaan pasokan LPG serta Bahan Bakar Minyak (BBM) di tiga provinsi di Sumatra yang baru-baru ini dilanda bencana banjir dan longsor. Pemerintah, melalui pernyataan Teddy, menegaskan komitmen untuk memastikan kesiapan dan kecukupan pasokan energi nasional di seluruh wilayah Indonesia, khususnya menjelang periode Natal dan Tahun Baru.
Perkembangan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat turut menjadi fokus perhatian. Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan dan koordinasi dalam upaya pemulihan. Ia secara khusus menginstruksikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera menuntaskan pembangunan rumah hunian sementara, paralel dengan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat yang terdampak.
Ratas yang berlangsung intensif ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

