Malutpost.id, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya secara lugas membantah spekulasi yang menyebut Indonesia akan dihadapkan pada situasi "chaos" atau kekacauan dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut disampaikan Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, menegaskan bahwa narasi demikian adalah keliru dan kondisi nasional sepenuhnya terkendali.
Teddy menjelaskan, stabilitas nasional justru terpancar kuat di tengah gejolak global yang penuh tantangan, termasuk konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah yang turut memengaruhi sektor energi di berbagai belahan dunia. Ia menekankan bahwa meskipun tekanan eksternal begitu besar, Indonesia mampu menjaga ketenangan dan kendali.

Sebagai bukti konkret, Teddy menyoroti kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang memilih untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Langkah ini diambil di saat banyak negara lain bergulat dengan lonjakan harga energi dan tantangan pasokan BBM akibat dampak konflik global. Keputusan ini, menurut Teddy, adalah cerminan nyata dari komitmen pemerintah menjaga daya beli masyarakat.
Lebih lanjut, Seskab juga mengutip data ekonomi yang menunjukkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan memperlihatkan tren optimisme. Stabilitas nasional, imbuhnya, juga terefleksi dari kelancaran dan keamanan penyelenggaraan dua periode perayaan Lebaran selama masa pemerintahan Presiden Prabowo. Kedua momen besar tersebut berlangsung aman dan tertib, tanpa insiden berarti.
Oleh karena itu, Seskab mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang tidak memiliki dasar kuat. Ia mengajak publik untuk tetap percaya pada kondisi nasional yang aman, stabil, dan sepenuhnya terkendali. "Masyarakat tidak perlu khawatir," pungkas Teddy, menegaskan kembali pentingnya menjaga ketenangan dan tidak terpengaruh isu yang tidak bertanggung jawab.

