Teliti Kabijakan Pembangunan Ekonomi Islam di Ternate Abd Rauf Raih Doktor

Abd. Rauf Wajo berpose bersama istri setelah sidang terbuka Doktor. (ISTIMEWA)

Ternate, malutpost.id – Bangga dan bahagia tengah dirasa Abd. Rauf Wajo. Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate itu berhasil meraih gelar doktor dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel, Surabaya. Pria kelahiran Desa Ona, Kecamatan Sulabesi Barat, Kabupaten Kepulauan Sula 2 Februari 1979 itu berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul “Kebijakan Pembangunan Ekonomi Islam di Kota Ternate, (Perspektif Ekonomi Politik)”.
 
“Alhamdullilah dengan segala keterbatasan akhirnya saya bisa meraih gelar ini,” kata Abd. Rauf kepada malutpost.id, Selasa (28/72020).
 
Dia menjelaskan, ujian terbuka promosi Doktor digelar pada pada Senin 27 Juli 2020 secara virtual (online) dengan menghadirkan 7 orang penguji terdiri dari yakni Prof. Dr. H. Aswadi, M.Ag., selaku KetuaPenguji, Dr. H. Muhammad Lathoif Ghozali, Lc. MA., (Sekretaris/Penguji), Prof. Dr. H. M. Ridlwan Nasir, MA., (Penguji/Promotor),  Dr. H. Ah. Ali Arifin, MM (Penguji/Promotor), Prof. Dr. Babun Suharto, MM., (Penguji Utama/Eksternal), Prof. Dr. A. Faishal Haq, MA., (Penguji), dan Dr. H. Iskandar Ritonga, MA., (Penguji).
 
Dalam presentasinya Abd Rauf selaku promovendus menjelaskan secara konsepsional perekonomi Islam membutuhkan pendekatan interdisipliner, salah satunya adalah ilmu politik. Begitu juga pada tahapan implementasinya, dia menegaskan dukungan dan keberpihakan politik pemerintah menjadi faktor paling menentukan tercapainya standar kebijakan pembangunan ekonomi Islam di Indonesia. 
 
“Tanpa adanya kedua faktor ini, pembangunan ekonomi Islam tidak dapat mencapai tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan, keadilan dan pemerataan ekonomi masyarakat. Sebagaimana yang telah dilakukan oleh pemerintah Kota Ternate dalam menerapkan kebijakan pembangunan ekonomi Islam,” jelasnya. 
 
Ketua sidang Prof. Dr. H. Aswadi, M.Ag mengatakan, masa studi promovendus Abd. Rauf adalah 6 (semester) terhitung sejak masuk 2017. Aswadi bilang, promovendus lulus sebagai Doktor dalam Ilmu Ekonomi Politik dengan merujuk pada Pedoman Akademik Pascasarjana UIN Surabaya, dan setelah mempertimbangkan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) dari keseluruhan semester maka ditetapkan IPK promovendus Abd. Rauf Wajo sebesar 3,86.
 
”Maka dengan ini disampaikan bahwa promovendus telah menyelesaikan seluruh persyaratan akademik dan lulus sebagai Doktor yang ke 585 dengan predikat pujian atau Cumlaude,” jelasnya melalui rilis yang diterima wartawan.
 
Sementara Promotor Prof. Dr. H. M. Ridlwan Nasir, MA menyatakan, promovendus termasuk salah satu doktor tercepat dengan usia yang masih muda. Selama penelitian disertasi, promovendus sangat agresif dan gesit serta terampil sehingga wajar jika penyelesaiannya jadi lancer dan cepat.
 
“Pesan promotor bahwa studi S3 memang berat, namun yang lebih berat adalah mengabdikan diri setelah studi S3 dengan gelar doktor,” pungkas Ridlwan Nasir. (ikh)
 
 
 
-
Peliput : Tim
Editor   : Ikram