Pendamping Desa Garda Depan Relawan Desa Lawan Covid-19

TAUFIK Madjid

JAKARTA - Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Taufik Madjid menegaskan Pendamping Desa menjadi Garda Depan bersama-sama Pemerintah Desa, BPD, Babintibmas, Babinsa, BDPB dan stakehokder Desa dalam membentuk Posko Relawan Desa Lawan Covid-19.

Hal ini dimaksudkan sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden melalui Kementerian Desa PDTT, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Menteri Desa PDTT Nomor 08 Tahun 2020 Tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah mengeluarkan surat edaran untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di berbagai pedesaan. Dalam surat edaran nomor 8 tersebut berisi soal Desa Tanggap Covid-19 dan penegasan padat karya tunai desa.

"Jadi keluar kebijakan Kemendes yaitu Surat Edaran Nomor 8 tahun 2020 tanggal 24 Maret 2020 yaitu tentang desa tanggap Corona dan penegasan padat karya tunai desa," demikian pernyataan Dirjen PPMD, Taufik Madjid di Jakarta, Selasa (1/4).

Ada dua poin yang menjadi pokok dalam surat edaran tersebut. Pertama, bagaimana masyarakat tetap menjalankan kegiatan padat karya tunai dan kedua adalah mengenai penanganan dan juga pencegahan. Taufik menegaskan, Surat Edaran Menteri Desa PDTT tersebut akan dikawal langsung oleh seluruh Pendamping Desa secara berjenjang, mulai Pusat sampai di tingkat Desa.

"Tugas utamanya adalah memastikan Desa-desa melaksanakan amanat Kementerian Desa, yakni terkait pembentukan Posko Relawan Desa Lawan Covid-19 dan PKTD dari Dana Desa", tegas putra Maluku Utara ini.

Taufik juga menjelaskan, seluruh Pendamping Desa menjadi bagian tak terpisahkan dari tugas kemanusiaan ini, dan menjadi Relawan Desa Lawan Covid-19 di masing-masing Desa. Menurut Dirjen, Dana Desa hadir untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19, baik dalam konteks ketahanan ekonomi maupun kesehatan. Dengan Padat Karya Tunai Desa maka masyarakat miskin, pengangguran dan kelompok marginal Desa di desa dapat terbantu menerima upah harian sehingga dapat mempertahankan daya beli mereka.
Selain itu, hadirnya Relawan Desa Lawan Covid-19 menjadi bukti nyata, bahwa Pendmaping Desa menjadi bagian integral Tim Desa dalam upaya melakukan pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 di Desa-desa dengan menggunakan Dana Desa.
"Tugas Relawan Desa Lawan Covid-19 itu dimulai dari pendataan dan identifikasi terhadap penduduk yang rentan sakit, identifikasi tempat karantina, menyediakan alat deteksi dini, APD dan koordinasi dengan Puskesdes, Puskesmas maupun RS Rujukan di Daerah", tambahnya.

Selain itu, Posko Relawan Desa Lawan Covid-19 yang standby 24 jam, juga diharapkan berada di jalur strategis Desa, seperti pintu masuk desa untuk keperluan monitoring terhadap warga yang keluar masuk Desa untuk dilakukan pendataan, sosialisasi pencegahan Covid-19.

Begitu pula dengan pentingnya sosialisasi PHBS kepada masyarakat, disiplin physical distancing, sehingga memastikan tidak ada lagi kegiatan kumpul-kumpul warga.

"Relawan Desa Lawan Covid-19 juga harus merekomendasikan warga yang mudik, terutama dari daerah terdampak Covid-19 untuk melakukan karantina diri sesuai protokol kesehatan, termasuk menyiapkan logistik bagi warga selama berada di isolasi, sekaligus koordinasi intensif dengan petugas medis atau Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD)", pungkasnya.
Pria asal Maluku Utara ini lebih jauh mengapresiasi langkah-langkah pemda dalam mencegah penularan Covid-19. Karena itu, dia meminta Relawan Desa untuk bersama-sama pemerintah daerah saling bahu membahu melakukan pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 di desa-desa.

Sementara itu, Direktur PMD, M. Fachri memastikan seluruh pendamping telah melaksanakan tugas di lapangan sesuai jenjang masing-masing hingga ke tingkat Desa dengan tetap disiplin terapkan Protokol Kesehatan. Mereka juga monitoring dan melaporkan segala sesuatu yang terjadi di lapangan sesuai jenjang kepada Managemen Nasional untuk diteruskan pada Tim Gugus Tugas Relawan Desa Lawan Covid-19 Kemendes PDTT dan Call Center 1500040.(adv/yun)