Pasien Kabur dari RSUD Mengaku Ingat Anak-Istri

DIHADANG: Pasien yang kabur dari RSUD CB (kanan) saat dihadang warga. (ISTIMEWA)

Ternate, malutpost.id - Seorang pasien yang tengah diisolasi di Ruang Isolasi RSUD Chasan Boesoirie Ternate Jumat (17/4) sore sekira pukul 16.40 WIT kabur dari rumah sakit. Kaburnya pasien yang disebut-sebut berasal dari Kelurahan Gamalama, Ternate Tengah ini diketahui warga yang kemudian menghadang langkahnya di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Ternate Tengah, sekitar 1 kilometer dari RSUD. Pasien berjenis kelamin laki-laki itu sempat beradu mulut dengan warga yang memintanya kembali ke rumah sakit. "Kalian takut apa? Saya ini sehat," ujar pria yang mengenakan kaos putih dan menggendong ransel hitam itu.

 

Insiden di jalan Cempaka itu memantik perhatian warga sekitar termasuk pengendara yang melintas di jalur tersebut. Pasien yang mencoba melarikan diri itu pun langsung dikejar oleh petugas medis dari RSUD Chasan Boesoirie. 

 

Di hadapan petugas medis, pasien tersebut mengaku bahwa dirinya tidak sakit dan masih dalam kondisi baik. Upaya evakuasi terhadap pasien oleh petugas medis itu pun sedikit memakan waktu. Sebab, pasien tersebut menolak untuk dibawa ke ruang isolasi RSUD.

 

Kepada MalutPost.id, Riskianto, salah satu saksi mata menuturkan, saat itu pasien mencoba melarikan diri ke arah selatan di sekitar RSUD. Hanya saja, pasien mendapat jalan buntu. Kemudian pasien tersebut melarikan diri ke arah timur RSUD. 

 

Tepatnya di dekat kantor Bawaslu Kota Ternate, Riskianto yang saat itu membonceng petugas medis menggunakan sepeda motor langsung menghampiri pasien. “Saya langsung membonceng dokter itu dan menghampiri pasien. Tapi pasien bilang, dia ingat anak dan istrinya di rumah,” tutur Riski.

 

Ia mengaku, dirinya mengetahui ada pasien yang melarikan diri dari ruang isolasi itu bermula saat salah satu dokter yang menghampiri dirinya di pangkalan samping RSUD dan menanyakan terkait pasien yang melarikan diri tersebut.

“Setelah memberi penjelasan oleh dokter itu, pasien langsung berjalan kaki ke RSUD,” akunya.

 

Salah satu petugas medis yang ditemui MalutPost,id di ruang isolasi mengaku pasien tersebut sudah berada di ruang isolasi. Namun petugas tersebut menolak memberi komentar lebih jauh tentang insiden tersebut. “Pasien itu sudah ada di ruang isolasi. Tapi maaf kami belum bisa kasih komentar karena sekarang kami masih sangat sibuk,” tuturnya.

 

Terpisah, Juru Bicara Gugus tugas Covid-19 Malut, dr Alwia Assagaf saat dikonfirmasi di sela-sela konferensi pers di Sahid Bela Hotel mengaku belum mendapat informasi tentang insiden tersebut.

“Untuk pasien yang kabur itu sementara dicari informasi tentang itu,” singkat Alwia.(aby)