ODP di Halmahera Barat Meninggal, Keluarga Setuju Dimakamkan dengan Protap Covid-19

BERI PENJELASAN: Direktur RSUD Jailolo saat bertemu keluarga pasien meninggal. (SAMSUDIN CHALIL/MALUTPOST.ID)

 

Jailolo, malutpost.id - Salah satu warga Desa Hatebicara Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) meninggal dunia di RSUD Jailolo, Senin (20/4). Pasien berinisial SR (70) itu menghembuskan napas terakhir sekira pukul 10.30 WIT.

 

Informasi yang dihimpun malutpost.id, almarhum SR memiliki riwayat kontak erat dengan cucunya yang baru datang dari Surabaya dua pekan lalu. Si cucu melakukan karantina mandiri di rumah almarhum di Desa Hatebicara. 

 

Almarhum masuk RSUD sekira pukul 8 pagi tadi dengan gejala sesak napas. Ia menjalani pemeriksaan di UGD sebelum akhirnya meninggal.

 

Direktur RSUD Jailolo dr. Syafrullah Radjiloen saat bertemu pihak keluarga menyampaikan, almarhum SR berstatus ODP, sehingga prosedur pemakaman mengikuti prosedur penanganan Covid-19. "Setelah almarhum dinyatakan meninggal, kami langsung koordinasi dengan Camat serta keluarga almarhum di Desa Hatebicara, namun diputuskan almarhum dimakamkan di Desa Guaemaadu, karena keluarga almarhum ada di Guaemaadu," katanya.

 

Syafrullah menambahkan, warga yang melakukan karantina mandiri adalah mereka yang berstatus OTG, ODP dan PDP serta memiliki riwayat kontak dengan keluarga dari daerah terpapar atau baru tiba dari daerah terpapar. Karena itu jika warga dengan status OTG, ODP dan PDP meninggal dunia maka pemakaman tetap menggunakan prosedur Covid-19.

 

Pemakaman SR direncanakan dilakukan hari ini dan dipimpin langsung Kapolres Halbar dan lima anggotanya.(din)