Kasus Positif Covid-19 Naik 3 Kali Lipat, Gubernur Maluku Utara Tutup Pintu Masuk

Abdul Gani Kasuba

Ternate, malutpost.id - Naiknya jumlah kasus positif Covid-19 di Provinsi Maluku Utara hingga 3 kali lipat membuat Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba akhirnya mengambil langkah menutup pintu masuk ke Malut. Penutupan akses masuk ini dituangkan dalam Instruksi Gubernur Malut Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Penanganan Covid-19 di Pintu Masuk Wilayah Maluku Utara tertanggal 22 April 2020.  "Dalam rangka mengantisipasi dan menekan penyebaran Covid-19 yang disebabkan adanya pergerakan orang dari luar Malut, terutama pada wilayah zona merah, maka perlu dilakukan penutupan sementara terhadap pintu masuk ke dalam wilayah Malut," ungkap Gubernur dalam instruksinya, Rabu (22/4).

 

Instruksi tersebut memuat 7 poin penting yang harus dilaksanakan. Pertama, menutup sementara pintu masuk orang melalui jalur laut ke wilayah Provinsi Malut, kecuali melayani pengangkutan barang, kebutuhan logistik dan bahan penting lainnya (obat-obatan, alat kesehatan, bahan bangunan dan BBM),tetap beroperasi seperti biasa dan tidak ada pembatasan.

 

Kedua, pelayanan transportasi melalui jalur laut antar wilayah kabupaten/kota di Malut masih berjalan normal seperti biasanya. Ketiga, pintu masuk wilayah Malut melalui bandara umum dan khusus ditutup sementara, kecuali Bandara Babullah Ternate, dengan dilakukan pengawasan dan pemeriksaan yang ketat terhadap orang/penumpang. 

 

Keempat, orang yang baru datang dari luar Malut melalui Bandara Babullah wajib dikarantina selama 14 hari di tempat yang sudah ditetapkan pemerintah daerah. Kelima, pemerintah daerah kabupaten/kota wajib menyiapkan tempat karantina di daerah masing-masing.

 

Keenam, apabila ditemukan kapal dari luar Malut yang melanggar dan tetap mengangkut penumpang, kapal tersebut tidak akan diberikan izin sandar. Serta ketujuh, instruksi tersebut mulai berlaku sejak 22 April 2020.(mg-05)