Positif Corona, Mantan Pj Wali Kota Tidore Tutup Usia

Grafis sebaran COVID-19 di Maluku Utara. (Sumber: Gustu COVID-19 Malut)

Ternate, malutpost.id –  Pasien positif COVID-19 di Maluku Utara yang meninggal dunia bertambah 1 orang, total pasien yang meninggal positif menjadi 4 orang.

Data terbaru yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penangana COVID-19 Maluku Utara pasien terbaru yang meninggal berasal dari Kota Tidore Kepulauan. Informasinya pasien berinisial MA dengan nomor kasus 86 tersebut merupakan mantan Penjabat Wali Kota Tidore Kepulauan 2003-2005, Mahmud Adrias .

Jusu Bicara  Gugus Tugas Percepatan Penangana COVID-19 Malut, dr. Alwia Assagaf saat dikonfirmasi awak media menolak membeberkan secara jelas, meski begitu dia tidak menepis jika identitas pasien yang meninggal mirip dengan mantan pejabat asal Tidore tersebut. ”Itu saya belum tahu tapi identitasnya seperti itu,” kata Alwia, di Sahid Bela Hotel, Sabtu (16/5/2020).

Dia mengungkapkan, MA sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) terkonfirmasi positif berdasarkan hasil laboratorium tes cepat molekuler di RSUD Chasan Bosoerie yang dilakukan Jumat (15/5) kemarin. ”Umur pasiennya itu 69 tahun positif  berdasarkan tes cepat kemarin,” ungkapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gustu COVID-19  Kota Tidore Kepulauan, Saiful Salim kepada Malut Post mengaku berdasarkan laporan yang diterima RSD Tidore, almarhum mengalami gejala yang mirip covid.  Ini dibuktikan dengan hasil rontgsen dan rapid test. Bahkan pihaknyan juga telah berkoordinasi dengan RSD Tidore untuk melakukan swab sebelumnya. ”Tidak ada riwayat perjalanan dari luar daerah tapi almarhum berada di Ternate yang merupakan zona merah didukung hasil rontgen, gejala klinis serta hasil rapid test reaktif,” jelas Saiful, Jumat (15/5). 

Direktur RSD Tidore, dr. Fahrizal Maradjabessy saat dikofirmasi membenarkan gejala pasien yang mirip dengan COVID-19."Iya infeksi saluran pernafasan, beliau di rawat 1 hari (di RSD Tidore)," pungkasnya. (ikh)

-

Editor : Ikram Salim