Tambah 1, Sudah 4 ABK Asal Ternate Meninggal di Kapal

Ilustrasi kapal penangkap ikan. (FOTO: PIXABAY)

Ternate, malutpost.id - Kematian anak buah kapal (ABK) asal Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Maluku Utara masih segar di telinga.
 
Kini, nasib serupa juga menimpa ABK asal Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, Rifki Difaldi. Remaja tersebut diketahui meninggal di perairan Afrika Barat di atas kapal penangkap ikan, pada Ahad (17/5/2020) pagi waktu Afrika. 
 
Penasehat Hukum, almarhum Rifki Difaldi, Rido Fachry mengatakan, informasi meninggal Rifki telah diketahui oleh keluarganya. Namun, hingga kini pihaknya belum mengetahui sebab kematian. 
 
Menurutnya, almarhum meninggal saat dalam pelayaran menuju Panti Gading. Hanya saja terkait waktu pasti lanjut Rifki pihaknya masih memastikan melalui perusahan almarhum bekerja.
 
"Sebab akibatnya belum diketahui, saya tadi malam sempat video call dengan teman almarhum yang juga ABK asal Kelurahan Rua, Ternate, " jelasnya. 
 
Dia mengungkapkan, saat ini almarhum telah telah diturunkan ke darat tepatnya di Pantai Gading dan telah dibawah ke rumah sakit setempat."Dan pihak keluarga juga sudah melihat langsung kemarin (17/5) sekitar jam 11 melalui video call, kalau almarhum sudah dibawah ke RS," ungkapnya.
 
Dikatakannya, saat ini dirinya masih berkomunikasi dengan pihak perekrut untuk memastikan perusahan almarhum bekerja. Sebab, dia juga belum tahu kontrak kerja almarhum dan perusahan."Saya juga masih konfirmasi ke Pak Waskito untuk memastikan apakah almarhum dibawah  PT Lakemba Perkasa Bahari atau PT Mandiri Tunggal Bahari karena menurut Waskito itu perusahan itu satu payung hukum," ungkapnya.
 
Dia juga mengaku berkodinasi dengan KBRI di Kota Abdijan, Pantai Gading untuk memastikan sebab kematian serta kepastian pemulangan jenazah. "Karena keinginan keluarga ini jenazah harus dimakamkan di kampung halaman," pungkasnya. (ikh)
 
 
-
Editor : Ikram Salim