Lelaki 50 Tahun Tewas Bersimbah Darah, Dituduh Pakai Ilmu Hitam

Aksi pengeroyokan. (ilustrasi/int)

Bacan, malutpost.id - RS, warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Botang Komang, Kabupaten Halamahera Selatan (Halsel) tewas bersimbah darah, Selasa (26/5) dini hari tadi. 
 
Korban tewas di tanjung, tak jauh dari perkampungan dengan luka sabetan di leher dan dagu. Informasinya, lelaki malang itu dituduh memiliki ilmu santet. Tuduhan menganai santet itu diduga menjadi alasan tewasnya RS. 
 
Peristiwa pengeroyokan itu bermula saat ada warga setempat meninggal 5 hari lalu. Warga menduga almarhum meninggal karena terkena santet. Puncaknya, saat korban tertidur pulas di rumahnya, tiba-tiba ia didatangi 5 pemuda yang diduga dalam keadaan mabuk berat. 
 
Mereka lalu memukuli korban. Saat tersadar ia sempat bertanya alasan dia dipukul namun, pemuda yang sudah kalap mata terus mengeroyoknya. Korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari keluar. Nahas, saat itulah ia diteriaki sebagian memukul tiang listrik. 
 
Warga pun ramai-ramai mencari korban dan menemukannya di ujung tanjung. Disana korban dikeroyok hingga tewas. Jenazah korban dibawah ke kampung dan diletakan di jalan. Baru sekura pukul 04.30 WIT Personil Polsek Bacan Tiba di lokasi kejadian. Jenazah korban lalu dibawah ke RSUD Labuha. 
 
"Baru baru mengamankan 4 orang pelaku, pihak Polsek dibantu Polres Halsel saat ini masih menyisir pelaku lainnya, " kata Kapolsek Bacan, IPTU Albertus Mabel, dilansir dari media Liputan Malut. (ikh)
 
 
-
Editor : Ikram Salim