Specimen Milik Wali Kota Tikep Belum Bisa Diuji

dr. Alwia Assagaf

Ternate, malutpost.id - Hasil sampel hidung dan  tenggorokan atau specimen milik Wali Kota Tidore Kepulauan, Capt Ali Ibrahim belum bisa diketahui dalam waktu dekat. 
 
Alasannya, stok alat catridge COVID-19 sebagai media tes cepat molekuler (TCM) di RSUD Chasan Boesoirie telah habis terpakai. 
 
"Disimpan dulu (specimen milik Wali Kota) dan belum tahu nanti apakah dikirim ke BTKL-PP Manado ataukah menunggu catridge TCM," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut, dr. Alwia Assagaf melalui konferensi pers, Selasa (26/5/2020) malam.  
 
Menurutnya, orang nomor satu di jajaran Pemkot Tidore itu berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Chasan Boesoirie. 
 
"Sambil nanti menunggu hasilnya, dan hasil swabnya masih tersimpan termasuk dengan pasien ke-100," jelasnya.
 
Selain swab milik Wali Kota lanjut Alwia, ada beberapa pasien lainnya juga bernasib sama. Alwia bilang, Gustu telah mengajukan permintaan 120 alat catridge.
 
"Sudah satu minggu lebih dilakukan permintaan dan sekarang dalam perjalanan, permintaannya itu 120 catridge TCM COVID-19," pungkasnya. (ikh)
 
 
-
Editor  : Ikram Salim